Selain kunjungan ke rumah penderita stunting, pihaknya juga rutin melaksanakan kegiatan edukasi pencegahan, serta pemeriksaan ke dokter spesialis anak. Bahkan anak-anak dan orangtua penderita stunting, diajak untuk refresing ke Mall. Termasuk juga nutrisi khsusu yang secara kontinyu, terus didistribusikan.
“Ini salah satu metode program Insting, yang diluncurkan oleh PLTU Banjarsari untuk penderita stunting,” ujar Putut Dwidjoseno.
Kepala Puskemas GGB Dr Nova Anggraini menjelaskan, PLTU Banjarsari termasuk perusahaan yang secara kontinyu berkomitemen dalam menurunkan angka stunting. Metode edukasi dan penurunan pun tidak monoton, sehingga orangtua dan balita stunting meraksa happy dan semangat untuk bisa segera lolos dari status stunting. Sejak program ini dijalankan pada tahun 2022, angka penderita stunting pun terus mengalami penurunan dari 38 anak hingga sekarang tersisa 9 anak.
“Kami ucapkan terima kasih untuk PLTU Banjarsari, atas dedikasinya menekan angka stunting,” ujar Dr Nova Anggraini
