Banyuasin Online, Muara Padang – Tidak ingin diperas terus menerus, Kades Marga Sugihan Kecamatan Muara Padang melaporkan ulah oknum Wartawan Gadungan yang selama ini meresahkan masyarakat. Maklum wartawan gadungan tersebut telah beberapa kali memeras Kades di dua desa di Kecamatan Muara Padang, Jumat (6/5).
Menurut cerita Kades Marga Sugihan, Nurasyid, oknum Wartawan Gadungan yang belakangan diketahui namanya Hambali Yahya tercatat sebagai warga km 12 Palembang. Pelaku diringkus saat hendak memeras Kades Sido Rejo, Eli Jumat sore (6/5) bersama rekannya Pak Sis.
Saat itulah Kades Sido Rejo Eli langsung menghubungi rekannya Kades Marga Sugihan yang bersebelahan desa. Mengetahui ada pemerasan lalu Kades Marga Sugihan langsung menghubungi Polsek Muara Padang dan meminta Kades Sido Rejo untuk mengulur waktu jangan sampai pelaku keburu pulang.
“Kami resah karena sering diperas oleh mereka. Pelaku Hambali Yahya sudah 3 kali memeras saya, saat yang kedua kalinya dia sudah saya kasih uang Rp 1.2 juta buat isi bensin karena dia menakuti saya masalah pembuatan sertifikat prona. Dia mau laporkan saya ke Polda jika tidak kasih uang 15 juta,” ungkap Nurasyid.
Wartawan Gadungan tersebut sudah 3 kali datang, setiap kali datang selalu meminta uang yang tidak sedikit. Pernah pelaku meminta uang Rp 10 juta dengan alasan pembuatan sertifikat prona di desa bermasalah karena telah memungut sejumlah uang.
“Pelaku selalu mengancam jika datang kesini. Dia selalu minta uang yang jumlahnya tidak sedikit. Kalo saya tidak ada uang, karena selama ini uang yang saya pegang milik masyarakat,” katanya.
Terkahir kata dia, para pelaku hendak memeras Kades Sido Rejo bernama Eli dan meminta pada korban uang sebesar Rp 5 juta. Pelaku mengaku Wartawan sekaligus LSM Teropong Hukum di wilayah Sumsel.
“Dia mengaku Wartawan, namun saat diringkus Jajaran Polsek Muara Padang ternyata pelaku tidak bisa menunjukan bukti id card pers. Kami sudah resah dengan kelakuan mereka,” keluhnya
Sementara itu Kapolsek Muara Padang, IPTU Sofyan saat dihubungi membenarkan bahwa ada oknum LSM yang telah melakulan pemerasan pada kades di Muara Padang. “Sore tadi ada laporan Kades bahwa ada LSM yang berulah lalu kita tahan, kita akan periksa dahulu pelaku apa benar melakukan pemerasan, jika terbukti akan kita tindak,” pukasnya
