Hadiri Haflah Pondok Pesantren Ar Rahman, Herman Deru Sumbang Seekor Sapi

“Lokasi Pondok Pesantren Ar Rahman ini dulunya rawa, namun atas kepercayaan kalangan orang tua menitipkan anaknya disini. Sekarang Pesantren ini tumbuh dan berkembang dengan pesat,” tambahnya.
Herman Deru mengakui, begitu pentingnya ilmu agama bagi keberlangsungan generasi mendatang. Mengingat kian kompleksnua hidup ditengah derasnya arus globalisasi. Untuk menjawab ini lanjut dia, Pemprov Sumsel memprogramkan mendirikan rumah tahfidz satu desa dan kelurahan minimal satu rumah tahfidz.
“Ilmu agama harus seimbang dengan ilmu pengetahuan umum. Untuk itu kita butuh pusat pendidikan yang konsentrasi mengajar ilmu agama. Dimana anak anak kita akan diajarkan baca tulis Al Qur’an sejak dini,” tegasnya.
Dikesempatan ini Gubernur berkenan menyumbang satu ekor sapi untuk dijadikan konsumsi bagi kalangan santi yang tengah menutut ilmu di Pondok Pesantren Ar Rahman. Gubernur juga berjanji akan membantu memperbaiki sejumlah ruangan belajar yang rusak termasuk sejumlah pasilitas penunjang lainnya.
“Sebagai rasa bangga saya pada pondok pesantren ini. Saya akan bantu perbaiki bangunannya walau tidak 100 persen. Dinas PU saya perintahkan untuk mengecek langsung bangunan yang mendesak di perbaiki,” tandasnya.