Indeks
Lahat  

Dukung Program Belajar Selama Ramadhan Disdikbud Lahat Terapkan Buku Saku dan Catatan Kegiatan Siswa

Oplus_131072

Lebih lanjut, Dr. Hasperi menjelaskan bahwa tim penyusun buku laporan kegiatan ini terdiri dari pengawas pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta perwakilan guru PAI jenjang SD dan SMP. Buku laporan tersebut harus diisi siswa baik saat belajar di rumah maupun ketika mereka kembali belajar di sekolah.

“Dari kegiatan yang dilakukan siswa ini, kami ingin lebih menanamkan karakter siswa, terutama menumbuhkan sikap tanggung jawab dan selalu berbuat baik. Apalagi di bulan Ramadhan ini, satuan pendidikan dianjurkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan seperti tadarus Al-Qur’an, sholat dhuha, berbagi bersama, serta pesantren Ramadhan dengan menghadirkan ustaz atau ustazah. Ada juga sekolah yang mengumpulkan zakat fitrah di sekolah masing-masing dengan membentuk panitia khusus,” tambahnya.

Sebagai bentuk adaptasi dari program Kementerian Dikdasmen, Disdikbud Lahat telah menyesuaikan beberapa kebijakan, di antaranya:
1. Pembelajaran Berbasis Karakter – Memasukkan nilai-nilai moral dan keagamaan dalam kurikulum Ramadhan agar siswa tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga spiritualitas dan budi pekerti.
2. Penyesuaian Jam Belajar – Mengurangi durasi setiap jam pelajaran sebanyak 10 menit agar siswa tetap dapat menjalankan ibadah dengan optimal tanpa mengganggu aktivitas belajar.
3. Peningkatan Kegiatan Keagamaan – Mendorong sekolah untuk mengadakan tadarus Al-Qur’an, sholat dhuha, dan berbagi dengan sesama sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
4. Penerapan Buku Saku dan Catatan Kegiatan – Setiap siswa diberikan buku saku yang berisi panduan ibadah dan catatan kegiatan harian mereka selama bulan Ramadhan, baik di rumah maupun di sekolah.
5. Pelaksanaan Pesantren Ramadhan – Sekolah-sekolah dianjurkan untuk mengadakan pesantren kilat dengan menghadirkan ustaz atau ustazah guna memberikan pembelajaran keagamaan yang lebih mendalam.
6. Gerakan Berbagi dan Zakat – Beberapa sekolah di Lahat telah membentuk panitia khusus untuk mengumpulkan dan menyalurkan zakat fitrah dari siswa dan guru kepada masyarakat yang membutuhkan.

Exit mobile version