Hal tersebut akhirnya memicu reaksi dari beberapa Kepala Desa yang menyampaikan rasa kecewa nya ke Kantor PPK Kecamatan Kikim Timur karena banyak warganya yang tidak lolos saat tes menjadi Anggota PPK maupun PPS, dan menganggap ada dugaan kecurangan.
Selanjutnya dirinya juga mengatakan bahwa beberapa anggota PPS yang lulus saat ini ada rangkap jabatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Saya mendapatkan informasi ada 4 orang di kikim Selatan yang ASN yang menjadi PPK,” Ujar Narasumber yang juga warga Desa Tanjung Aur Kikim Tengah.
Selanjutnya awak media langsung mendatangi Kantor KPUD Lahat untuk melakukan Konfirmasi terkait dugaan peristiwa tersebut, namun saat berada di lokasi Kantor KPUD Lahat Komisioner KPUD Lahat tidak ada di tempat.
Selanjutnya awak media mencoba konfirmasi via telepon adanya dugaan gratifikasi PPS dan PPK kepada Ketua KPUD Lahat Nana Priana.
Ketika dikonfirmasi Ketua KPUD Lahat Nana Priana menjawab baru mendengar adanya dugaan gratifikasi penerimaan petugas PPS dan PPK.
