Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi insan-insan Bukit Asam lainnya untuk berinovasi mewujudkan visi Bukit Asam menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan.
“Capaian ini menjadi kebanggaan bagi seluruh insan Bukit Asam. Semoga apresiasi ini dapat meningkatkan semangat seluruh insan Bukit Asam untuk senantiasa berinovasi dan beradaptasi agar terus bergerak maju. Inovasi dan pengembangan bisnis yang strategis harus terus diwujudkan agar perusahaan dapat semakin berkembang serta berkelanjutan,” tegas Arsal.
Tegar Resdiansyah dianugerahi Satyalancana Wira Karya karena inovasi Sistem Digitalisasi Pemantauan Distribusi Daya Listrik untuk Unit Shovel Electric.
Sedangkan Okta Robian Pranata menciptakan inovasi SAME-BA (Sistem Automasi dan Digitalisasi Penambangan-Bukit Asam) yang merupakan aplikasi pada kegiatan penambangan di Bukit Asam.
Tiga Penghargaan Dharma Karya
Dalam Upacara Hari Pertambangan dan Energi ke-79 hari ini, para insan Bukit Asam juga sukses membawa pulang tiga penghargaan Dharma Karya ESDM 2024.
