Indeks

Catatan Mahmud Marhaba: Penantian Panjang Cak Munir di Puncak PWI

Jakarta | – PERJALANAN Akhmad Munir menuju puncak kepemimpinan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bukanlah cerita singkat. Jalan yang ia tempuh panjang, penuh lika-liku, hingga akhirnya namanya dipatri sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030.

Bagi kalangan wartawan, pria yang akrab disapa Cak Munir ini bukan sosok asing. Kiprahnya sudah teruji sejak memimpin PWI Jawa Timur. Di bawah komandonya, organisasi wartawan tertua di Indonesia itu berkembang pesat. Bahkan, beberapa wartawan di Jawa Timur berkesempatan menempuh pendidikan S2 berkat program beasiswa yang diinisiasinya.

Saya pribadi tidak terlalu dekat dengannya. Beberapa kali kami hanya bisa bersapa lewat chat whatsapp saja. Sejak Konferensi PWI di Solo pada 2018, nama Cak Munir mulai masuk bursa calon Ketua Umum. Saat itu, saya hadir sebagai peserta penuh dari PWI Gorontalo. Namun, peruntungan belum berpihak kepadanya. Persaingan sengit terjadi antara Atal S. Depari dan Hendri Ch. Bangun, dengan Atal akhirnya unggul tipis hanya dua suara.

Exit mobile version