PALEMBANG Sumseltoday.com – Puluhan anak Punk di Kota Palembang berkumpul di simpang lima DPRD sumsel untuk membagikan Takjil yang dihasilkan dari mereka pribadi hingga hasil jual suara alias ngamen. Ratusan paket takjil diterima para pengendara dan sejumlah pekerja kebersihan dan tukang becak yang berada di lokasi, Minggu (03/06).
Dikatakan perwakilan Punkers, Anang, pembagian takjil tersebut memang telah menjadi agenda tahunan mereka dan kali ini yang ketiga kalinya. Takjil sendiri mereka beli dari hasil uang keringat sendiri dan dengan niatan bisa menjadi sebuah berkah.” Jadi teman teman Punk disini sumbangan, ada yang dihasilkan dari gaji mereka bekerja, ada juga yang didapatkan dari hasil mengamen,” ucapnya.
Menurut Anang, Punk sendiri bukan hanya seperti diketahui masyarakat dengan dandanannya yang urakan serta badan bertato, tapi Punk juga bisa memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara dengan tidak menyalahi aturan yang ada. Disamping bermusik, Punk juga mampu memberikan bukti nyata dengan bekerja, mandiri membangun usaha seperti cetak kaos, bergabung di EO bahkan tak jarang ada yang bekerja di kantoran.” Punk juga dari berbagai kalangan, bahkan yang menjadi ulama karena telah hijrah juga ada. Tapi juga masih ada yang bekerja sebagai kuli atau mencari rezeki dari mengamen demi menyambung hidup. Yang pasti Punk punya koridor dan batasan dalam bermasyarakat, jangan pandang Punk sebelah mata saja, Punk juga punya karya, punya kehidupan yang sama dengan warga lainnya,”tegas Anang.
