77 Rumah Sakit Di Sumsel, Baru 46 Yang Terakreditasi

Sedangkan terkait, belum maksimalnya pelayanan dan antri tunggu lama. Herman Deru menegaskan, kondisi ini disebabkan masih kurangnya sarana dan prasarana fasilitas kesehatan dan SDM. Karena itu Pemerintah Provinsi Sumsel berupaya melakukan pemenuhan hal tersebut. Serta meningkatkan jumlah rumah sakit rujukan regional.
“Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan dan mengatasi banyaknya pasien yang antri,” imbuhnya.
Sedangkan terkait dengan pertanyaan Fraksi PKB mengenai upaya menekan tingginya angka kematian bayi dan balita, kasus gizi buruk, penyakit menular dan kondisi sanitasi. Gubernur menyebutkan, Program JKN merupakan salah satu upaya menekan angka kematian bayi serta mengatasi permasalahan kesehatan.
“Dengan program ini akan lebih memudahkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” pungkasnya.(**)