Baturaja — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Pada Rabu, 25 Juni 2025, Rutan menggelar kegiatan Pengukuhan dan Pelatihan Kader Kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan sebagai bagian dari program promotif dan preventif kesehatan.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung di Ruang Rapat Rutan Kelas IIB Baturaja dan dibuka secara resmi oleh Kepala Rutan, Fitri Yady, A.Md.IP., S.Sos., M.Si.. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran aktif warga binaan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan rutan yang bersih, sehat, dan responsif terhadap kondisi kesehatan warga binaan. Kami berharap, dengan hadirnya kader kesehatan di setiap blok hunian, upaya pencegahan penyakit dan penanganan dini terhadap kondisi medis dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif,” ujar Fitri Yady.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Puskesmas Sekarjaya, yaitu dr. Khairunnisa, yang memberikan materi seputar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Bantuan Hidup Dasar (BHD). Materi yang diberikan tidak hanya teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung agar para peserta benar-benar memahami dan mampu menerapkannya di kehidupan sehari-hari di dalam rutan.
Sebanyak 10 warga binaan terpilih mengikuti pelatihan ini. Mereka dipilih berdasarkan kedisiplinan, integritas, serta ketertarikan terhadap isu-isu kesehatan. Setelah mengikuti pelatihan, para peserta dikukuhkan secara simbolis oleh Kepala Rutan sebagai Kader Kesehatan Blok Hunian, yang bertugas memantau kondisi kesehatan teman sekamarnya, memberikan edukasi, serta menjadi penghubung awal antara warga binaan dan petugas kesehatan rutan.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi ringan antara narasumber, petugas rutan, dan para kader baru. Seluruh peserta tampak antusias dan menyambut baik program ini sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk menjaga kesehatan bersama.
Dengan kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga sehat dan humanis, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di jajaran Kementerian Hukum dan HAM.
