Indeks

Rilis Survey Tanpa Sebut Lembaga Mana, Pengamat : Masyarakat Sudah Cerdas

“Sebenarnya masyarakat sudah cerdas dan dapat membedakan mana survey yang benar dan mana survey yang abal abal alias bohong,” tegas Adriansyah kepada wartawan di Palembang, Senin (17/11/2024).

Menurut dosen ilmu politik ini, penyebaran survey abal abal tersebut adalah bentuk frustasi akibat tidak adanya kenaikan yang berarti pasangan Matahati setelah 5 bulan bersosialisasi dan kampanye selama ini. Kepanikan makin tinggi mengingat hari pencoblosan tinggal 10 hari lagi.

“Memang kalau peta politik Sumsel saat ini, rasanya sulit sekali mengejar atau melampaui pasangan HDCU yang memang sejak awal sudah unggul jauh. Jadi paslon yang tertinggal sudah panik mengingat waktu sudah hitungan hari. Kandidat dan tim pemenangan sudah panik tingkat dewa karena kekalahan sudah di depan mata,” jelas Adriansyah.

Sementara itu, tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Sumsel Khairul Matdiah menegaskan bahwa tim pemenangan HDCU makin optimis bahwa paslon HDCU akan memenangkan Pilkada Gubernur Sumsel 2024 ini.

Mengingat selain hasil survey yang unggul jauh dari paslon lainnya, sambutan masyarakat se Sumsel juga luar biasa dan tampaknya memang mayoritas masih menginginkan Herman Deru memimpin Sumsel lima tahun mendatang.

Exit mobile version