Ia mengajak semua pihak bekerja sama untuk mewujudkan Tanjung Enim Kota Wisata. “Saya sampaikan kembali, bahwa untuk mewujudkan mimpi besar ini, perlu kolaborasi antar pihak baik dari PTBA, Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Masyarakat di Tanjung Enim serta semua pihak yang memiliki visi dan misi yang sama bagi masa depan Tanjung Enim,” kata Suhedi.
“Selamat mengikuti seminar dan FGD dan semoga bermanfaat. Dan mari kita jaga dan kita siapkan Tanjung Enim menjadi kota tujuan wisata di Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Yulhendri Wisra, Ketua Pelaksana Seminar dan FGD yang juga selaku Kepala Bidang Pengembangan Kearifan Lokal Tanjung Enim Kota Wisata mengatakan bahwa seminar dan FGD ini bertujuan untuk membahas strategi, kebijakan, aturan mengenai Tanjung Enim Kota Wisata, melatih kemandirian masyarakat, mengembangkan potensi lokal untuk mendukung program Tanjung Enim Kota Wisata.
Seminar dan FGD menghadirkan narasumber Suryo Eko Hadianto selaku Direktur Utama PTBA periode 2020 yang merupakan penggagas utama Tanjung Enim Kota Wisata, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Aufa Syahrizal, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi UKM Kota Palembang Paramiswari, Ahmad Raphani selaku Budayawan Sumsel, dan Kusen Alipah selaku Antropolog.
