“Untuk menanggulangi karhutla di Sumsel ditahun-tahun mendatang, kita bukan saja akan menganggarkan APBD untuk pemadaman, melainkan berikut dengan anggaran pencegahannya,” tambah Gubernur.
Sementara untuk lahan yang sudah terlanjur terbakar di Kabupaten Ogan Ilir Herman Deru telah mengintruksikan Bupati Kabupaten Ogan Ilir untuk menginventarisir lahan tidak produktif milik warga agar dijadikan lahan produktif yang pembiayaannya ditanggung oleh Pemprov Sumsel.
“Kita harus mendapat informasi yang real time untuk pemadaman. Informasi akurat, infrastruktur yang kuat, SDM Siap. Besok Saya intruksikan Asisten I didampingi oleh Danrem untuk menemui Bupati Ogan Ilir, agar di inventarisir lahan yang tidak produktif milik warga, untuk kita produktifkan lahan tersebut, kita punya program Serasi,” terangnya.
Program Serasi imbuh dia akan lebih efektif dalam menjadikan Sumsel Lumbung Pangan Nasional sekaligus menekan terjadinya kebakaran disaat musim kemaru. Karena Serasi merupakan Program Selamatkan Rawa Sejahterakan petani (Serasi).
