Kembali dijelaskan Rosmalina, Ada 7 metode pengukuran peringkat perusahaan untuk menghasilkan indeks peringkat Digital Brand, yang pertama yaitu penentuan kategori perusahaan dan produk, kedua menentukan perusahaan dan merk yang masuk dalam kategori di tahap pertama, yang ketiga adalah pemilihan channel social media untuk mengumpulkan data pembicaraan media sosial dan tahap keempat setelah semua nama keyword dan channel yang dirasa perlu dimonitor diinput ke dalam sistem, data pembicaraan yang ada di Indonesia selama satu tahun kebelakang mulai dari Januari 2017 hingga Desember 2017 di kumpulkan. Lalu tahapan kelima, sistem akan secara otomatis menentukan sentimen positif atau negatif, maupun netral dari setiap pembicaraan berdasarkan keyword yang muncul.
“Tingkat akurasi dari sentimen yang ditentukan otomatis adalah sebesar 60%. Tahap keenam, data dari hasil generating system akan menghasilkan junmlah buzz yang dibagi dalam beberapa sentimen yaitu positif, netral dan negatif untuk setiap perusahaan dan brand,”urai Rosmalina saat diruang kerjanya.
