Indeks

Penjaga Tahanan Lapas Muaradua Raih Peringkat II Latsar CPNS Kemenkumham

Selain itu kata Ravik, dengan aktualisasi berbasis IT ini diharapkan adanya perubahan perilaku terutama pada Petugas Jaga yang saat melaksanakan kontrol blok yang sebelumnya tanpa adanya data administratif menjadi ada bukti berupa data kapan dan dimana Komandan jaga melakukan kontrol Blok hunian yang dapat dimonitoring langsung oleh atasan .

“Pada E-Trolling ini setiap aspirasi/keluhan WBP, seperti WBP sakit bisa segera terdeteksi dan dilakukan tindakan tepat, ketika di beberapa Blok hunian kehabisan air bersih bisa segera ditindaklanjuti”, tambah Ravik.

Sebelum menjadi CPNS penjaga tahanan, Ravik pernah kuliah di UIN Raden Fatah Palembang, pemuda yang lahir di Empat Lawang Tahun 1995 merupakan anak dari pasangan Bapak Abdul Gopar dan Ibu Asni Juita.

Kakanwil Kemenkumham Sumsel Harun Sulianto mengapresiasi para CPNS yang telah mengikuti pelatihan dasar secara baik . serta mengucapkan selamat kepada Abdul Ravik yang berhasil meraih peringkat II. ia berharap seluruh CPNS terus berikan kontribusi terbaik, dengan buat inovasi untuk kemajuan Kemenkumham.

Exit mobile version