Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 3000 Ekor bibit ikan lele dilepas ke kolam yang telah disiapkan seluar 16 M2. Program ini dirancang untuk memberikan hasil nyata yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan mandiri di dalam lapas.
“Dengan keberhasilan program ini, kita dapat membuktikan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, terutama dalam aspek kemandirian pangan,” tambah Kepala Lapas.
Kasi Giatja, Bapak Nekson, SH juga menyampaikan bahwa Program budidaya ikan lele ini menjadi salah satu wujud komitmen Lapas Kelas IIA Lahat dalam mewujudkan reformasi pemasyarakatan yang lebih inklusif dan produktif.
Acara pelepasan diakhiri dengan doa bersama, sebagai simbol harapan agar program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal.
#lapaslahat
#lapaslahathebat
#imampurwanto
