Palembang – PT PLN (Persero) terus bergerak memulihkan gangguan kelistrikan yang terjadi pada jaringan transmisi di Sumatera bagian selatan secara bertahap. Gangguan ini disebabkan oleh masalah pada jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Linggau-Lahat, yang merupakan bagian dari jaringan interkoneksi yang menghubungkan sejumlah wilayah di Sumatera.
Saat ini, kondisi kelistrikan untuk 2,5 juta pelanggan di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu telah kembali menyala. Secara bertahap, upaya penormalan terus dilanjutkan untuk menghidupkan jaringan distribusi bagi pelanggan lain yang masih terdampak padam.
Padamnya jaringan transmisi dengan beban tinggi menyebabkan beberapa pembangkit listrik ikut padam secara otomatis dan memerlukan waktu untuk penyalaan kembali, terutama Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Dalam proses pemulihan ini, diperlukan manajemen pengaturan beban untuk menjaga kestabilan pasokan listrik di wilayah terdampak.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ratusan petugas telah diterjunkan dan terus bersiaga di lapangan serta pusat kontrol untuk mempercepat pemulihan seluruh sistem. Upaya ini merupakan komitmen PLN dalam memastikan pelayanan kelistrikan yang optimal bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.
Dengan penormalan yang terus berlangsung, PLN berharap seluruh pelanggan dapat segera menikmati pasokan listrik yang stabil dan normal kembali. PLN juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar dan memahami situasi yang ada, sembari tetap mengutamakan keselamatan dalam penggunaan listrik di rumah masing-masing. (Red)
