Indeks

Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Terkikis Abrasi, Kini Tumbuh Mangrove yang Menghidupi

“Bagi PTBA, keberlanjutan tidak hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat dari upaya pelestarian yang dilakukan. Program rehabilitasi mangrove di Pasir Sakti menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif, baik bagi ekosistem pesisir maupun kesejahteraan warga,” ujar Dedy.

Kini, manfaat mangrove tidak hanya dirasakan oleh lingkungan. Kawasan yang dikelola KTH Mutiara Hijau I juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Kelompok yang beranggotakan 69 orang, termasuk 29 perempuan, aktif dalam pembibitan, penanaman, hingga pengembangan produk olahan mangrove seperti sirup dari buah mangrove.

“Kegiatan penanaman mangrove ini juga telah menggerakkan ekonomi warga. Selain memperoleh upah dari penanaman, anggota kelompok juga mendapatkan penghasilan tambahan dari pembibitan dan penjualan produk olahan mangrove,” kata Samsudin.

Tak berhenti pada penanaman, KTH Mutiara Hijau I juga menyiapkan bibit secara mandiri untuk mengganti tanaman yang tidak tumbuh optimal. Bagi mereka, menjaga mangrove adalah komitmen jangka panjang.

Exit mobile version