“Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik antara Pemerintah Kabupaten Lahat dan Kejaksaan Negeri Lahat. Kami sangat terbantu dalam upaya pemulihan keuangan daerah dan efisiensi pengelolaan anggaran,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa langkah ini menjadi pembelajaran penting bagi seluruh penyedia jasa agar lebih disiplin dalam melaksanakan pekerjaan yang bersumber dari anggaran pemerintah.
Sementara itu, Kejaksaan Negeri Lahat menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja Jaksa Pengacara Negara (JPN) melalui upaya non-litigasi, koordinasi, dan mediasi yang intensif dengan para pihak terkait.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Inspektur Kabupaten Lahat, pimpinan Bank Sumsel Babel, serta jajaran Kejaksaan Negeri Lahat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
