Banyuasin III

Warga Lapor Jadi Korban Rentenir, Komisi II langsung Sidak Pasar Pangkalan Balai

on

Banyuasin Online, Pangkalan Balai – Usai menerima laporan warga Pulau Rimau yang mengaku menjadi korban Rentenir berkedok Koperasi, Komisi II DPRD Kabupaten Banyuasin sekitar pukul 15.30 WIB langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Rakyat Kota Pangkalan balai Kecamatan Banyuasin III.

Anggota Dewan dari Komisi II yang turun langsung berjumlah lima orang ini didampingi langsung oleh Kabag TU KUPTD Dinas Pasar Banyuasin, sebab Kepala Pasar Pangkalan balai sedang berada di Jakarta urusan keluarganya.

Sedangkan Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Banyuasin menghadiri rapat di Guest house Bupati Banyuasin, dari kelima Anggota Dewan yang diketuai oleh Arisa Lahari, H Azwar Hamid, H Ali Mahmudi, Nurkholis dan Nopriadi.

Dalam sidak ini bertujuan untuk melihat revitalisasi bantuan dari Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) serta melihat kondisi pedagang yang sudah ada tempatnya dan yang belum mendapat tempat.

Rombongan anggota dewan ini langsung mengecek pembangunan dan berbincang langsung dengan pedagang. Dari sidak yang dilakukan oleh anggota dewan tersebut, banyak sekali temuan-temuan yang didapat diantaranya masalah kebersihan dan keamanan Pasar Pangkalan balai.

“Kedatangan kami kesini untuk melihat revitalisasi bangunan yang diberikan oleh Pemerintah pusat Pada Pemerintah Kabupaten Banyuasin, serta pedagang yang sudah ada tempatnya dan yang belum”, jelas Arisa Lahari, Ketua Komisi II Ketika dibincangi wartawan media ini Senin petang kemarin (9/5).

Dirinya mengatakan dari hasil sidak yang dilakukan bersama anggotanya ini diakuinya, banyak sekali temuan yang tidak pantas ada di Pasar Pangkalan balai tersebut sebagai pusat Ibukota Kabupaten.

“Banyak sekali koreksi, yang kami lihat kondisi pasar sangat kotor seperti saluran air yang dipenuhi sampah dan keamanan yang tampaknya kurang efektif. Sebab masih banyak pedagang yang membawa dagangannya pulang  ,”ujarnya.

Dirinya berpesan kepada Pihak Dinas Pengelolaan Pasar, Khususnya KUPTD Pasar Pangkalan balai untuk segera membersihkan selokan atau parit yang tersumbat oleh sampa serta untuk meningkatkan keamanan dan tidak menjadikan jalan sebagai tempat pedagang berjualan.

“Kami akan panggil kepala dinas pasar Banyuasin termasuk Kepala UPTD Pasar Pangkalan balai untuk dimintai keterangan terkait temuan dilapangan agar semua permasalahan yang ada di Pasar Pangkalan balai ini mendapatkan solusi “imbuhnya.

Terpisah, Kepala UPTD Dinas Pasar Pangkalan balai Mul’in SE melalui Kabag TU UPTD Pasar Pangkalan balai. A, Rachman SE mengaku sangat apresiasi terhadap kedatangan para wakil rakyat untuk melihat kondisi Pasar Pangkalan balai.

“Kami sangat berterima kasih sekali dengan kedatangan Anggota Dewan yang telah  melakukan sidak di Pasar Pangkalan balai ini, kedatangan mereka merupakan motivasi bagi kami, artinya pekerjaan kami ada yang mengawasi, kedepan kami bisa bekerja lebih baik lagi sesuai dengan saran-saran beliau.” ujarnya.

Ditambahkannya, kedatangan Anggota dewan dari Komisi II tersebut berpesan dengan beberapa persoalan, meminta pihaknya untuk segera menjalankan.

“Terkait pesan mereka untuk membersihkan parit yang dipenuhi oleh sampah insyah Allah akan segera kami realisasikan dan pesan beliau untuk jalan yang dijadikan tempat berjualan bagi pedagang akan segera kami bersihkan paritnya.”tukasnya. (Hs/bo)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *