Ogan Komering Ulu

Warga Keluhkan Proses Pengerjaan Proyek dari Dinas PUPR OKU

on

Baturaja, Sumseltoday.com – Sejumlah masyarakat warga lorong Setia Budi dan Lorong Cendrawasih kota Baturaja kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terlihat cemas dan mengeluh.

Pasal nya sudah hampir satu minggu ini mereka di buat seperti itu karena harus berhati-hati apa bila saat ingin melewati akses jalan keluar masuk dari lorong mereka, sebab sedang ada pengerjaan sebuah proyek besar di sepanjang jalan Dr Setia Budi Pasar Baru yang berada di tengah perkotaan kota Baturaja, yaitu merehab atau mengganti seluruh nya siring yang sebelumnya di duga sering tersumbat akibat sudah lama tidak di perbaiki sehingga tukang pekerja proyek harus membongkar jalan gorong gorong penutup siring dan menggantinya dengan beberapa keping papan saja untuk di jadi kan jembatan sementara sebagai jalan keluar masuk warga lorong yang terkesan tidak layak untuk di lalui dan di duga bisa akan mencelakai warga.

Nah jembatan kecil tersebut lah yang di protes oleh warga juga beberapa pemilik ruko lain nya yang ikut terkena dampak dari sepanjang tempat penggalian proyek pembuatan siring itu, karna jalan keluar masuk di depan toko mereka juga menjadi sulit untuk di lalui sebab hanya di pasang juga beberapa keping papan saja.

Menurut Yos Arman, Salah satu tokoh pemuda warga lorong Cendrawsih
Mengatakan “iya sudah hampir 1 minggu ini jalan di depan lorong kami memang sulit di lalui seperti nya pihak dari proyek ini atau kontaktor pemborong nya tidak mau merugi, atau memang tidak di anggar kan di dalam RAB mereka dana pembelian papan dan kayu untuk di jadi kan jembatan sementara, jika iya lalu kenapa ? “Keluh yos arman, kamis (9/11).

Lanjutnya, “kami bukan memprotes ada nya proyek ini karena kami tau proyek ini bertujuan untuk kepentingan dan kebaikan masyarakat banyak, tapi yang kami keluh kan karna sebelum nya jembatan yang di pasang di duga sangat tidak layak dan tidak kuat untuk di lewati kendaraan sepeda motor apa lagi mobil sebab hanya diberi beberapa keping papan saja jika hujan akan licin untuk di lalui, maka dari itu kami pun terpaksa ikut sibuk dengan menambah papan dan kayu bekas seada nya milik kami supaya bisa lebih kokoh dan kuat juga lebih lebar untuk di lalui serta menghindari ada nya kecelakaan supaya warga tidak jatuh” tutur nya.

Sesusai dari keterangan papan plang yang di pasang pihak proyek di ketahui proyek tersebut pembuatan siring, tutup siring dan trotoar dari Dinas Pekerjaan umum perumahan rakyat dan penataan ruang (PUPR) kab OKU yang menggunakan Dana ABPD dengan nilai kontrak Rp.1.488.022.000,- miliar, alamat pengerjaan jln Dr setia budi kecamatan baturaja timur dan CV isam swaguna jaya sebagai pemenang tender.

Namun tidak di tulis kan berapa volume panjang dan lebar proyek tersebut, sehinga menyulit kan masyarakat dan pihak kontrol sosial lain nya untuk mengetahui dan memantaui proses pengerjaan nya.

” dalam hal ini juga kenapa pihak kontraktor tidak transparan dan terbuka sehingga tidak menimbul kan kesan ada yang di tutup tutupi” pungkas yos.

Terpisah, mengenai hal ini pihak kontraktor atau dinas terkait nya lain belum bisa di konfirmasi untuk di mintai keterangan.

Liputan: Hendri Marico/Yos

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *