Kriminal

Usai Tagih Hutang, Penagih Ini Di Rampok

on

Banyuasin, Sumseltoday.com – Tragis di alami Fardhomuan (54) dan Burhan (60) sesama warga Perumnas GPI, Kelurahan Gunung Ibul, Kec. Gunung Ibul Prabumulih jadi korban perampokan pada hari Minggu (5/11) pukul 17:00 WIB di Jembatan Sungai Guntung perbatasan Desa Rantau Bayur, Kec. Rantau Bayur Kab. Banyuasin dan Desa Muara Lematang, Kec. Sungai Rotan Kab. Muara Enim.

“Waktu itu kami pulang dari menagih utang dari Desa Rantau Bayur mau ke kota Prabumulih menggunakan Mobil Carry bernopol BG 9741 CD. Pas dekat hutan jembatan Sungai Guntung, kami di berhentikan 4 orang remaja membawa 2 pistol, 2 Pisau dan Senapan Rakitan. Kemudian kami di paksa keluar dari Mobil dan di bawa ke hutan di ikat dan di pukuli, di minta untuk memberi kunci mobil dan dompet. Saya tidak berani melakukan perlawanan karena para pelaku menggunakan senjata. Terpaksa menuruti saja perintahnya, para pelakunya tidak pakai topeng dan masih remaja semua, dompet dan perabotan yang ada di mobil seperti Kasur, Bantal, Lemari dan perabotan lainnya sudah di bawa lari,” Ungkap Fardhomuan (54), saat di temui wartawan sumseltoday.

Ditambahkannya, saat ini dirinya bersama rekan sudah melaporkan kejadian ke Kepala Desa.
“Sekarang kami sudah melapor ke Kades,” ujarnya.

Tanzirin selaku Kepala Desa Rantau Bayur membenarkan sudah menerima laporan perampokan tersebut, dan saat ini karena korban ada kerabat di Desa Muara Lematang, mereka diantar menginap di tempat kerabat tersebut.

“Perabotan yang ada di Mobil di bawa kabur para pelaku. Malam ini kita antar menginap di tempat kerabatnya untuk beristirahat, besok baru kita antar ke Polsek Sungai Rotan dan Polsek Pengumbuk,” bebernya

Tanzirin menambahkan, kejadian tersebut bukan yang pertama kalinya terjadi, namun sudah berulang kali sehingga meresahkan warga. Disebabkan karena Jalan perbatasan antara Muara Enim dan Banyuasin yang belum jelas dan masih hutan, dan beliau berharap Pemprov Sumsel segera menyelesaikan terkait permasalahan ini. (Rwl)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *