Ogan Komering Ulu

Umroh Gratis Yang Dijanjikan Pemkab OKU Untuk Petugas Kebersihan “Batal”

on

Baturaja, Sumseltoday.com – Nasib sembilan petugas kebersihan di lingkungan Dinas Kebersihan dan Keindahan (DKK) OKU yang saat ini telah dihapuskan karena perubahan nomenklatur baru menjadi Dinas Lingkungan Hidup terbilang kurang beruntung, lantaran informasinya umroh gratis yang direncanakan dinas terkait, batal dilaksanakan gara-gara pihak pemenang tender putus kontrak.

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Keindahan OKU yang dulunya mengamati program ini, namun sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Selamet Riyadi dikonfirmasi terkait mengenai masalah batalnya menjelaskan, pembatalan program penghargaan kepada petugas kebersihan tersebut disebabkan karena ketidakprofesionalan pihak rekanan yang memenangkan tender kegiatan.

Dalam hal ini PT Kafilah Suci Wisata yang tidak becus dalam menangani permasalahan keuangan sehingga menyebabkan dinas terkait membatalkan kegiatan.

”Caknyo dio (Pimpinan PT Kafilah Wisata Baturaja-red) modalnyo kurang, (jadi) lebih baik dibatalkan, nak dianggarkan ulang namun (ada) pemotongan anggaran,” ujarnya.

Kegiatan yang menelan angka ratusan juta rupiah ini diperuntukkan bagi sembilan petugas kebersihan, namun sayangnya pada kenyataannya gagal untuk direalisasikan. Walaupun sudah berjalan sesuai tahapan-tahapan, mulai dari proses tender hingga penandatanganan kontrak.

“Yang jelas dia sudah narik uang muka sebesar 25 persen, tapi sudah dikembalikan malah kena denda 5 persen,” ucapnya.

Dikatakannya, setelah dilakukan penarikan dana, ternyata dalam realisasi kerja tidak mengalami progress yang sesuai seperti yang diharapkan, maka kemudian diputuskan untuk tidak melanjutkan kegiatan umroh petugas kebersihan itu.

“Dia mencairkan uang muka pekerjaan, karena dia sudah membuatkan paspor petugas kebersihan yang akan berangkat umroh. Jadi kita lihat perkembangan selanjutnya sepertinya tidak ada hanya sebatas pembuatan paspor itu saja. Jadi kita tantang dia untuk secepatnya untuk memberangkatkan, namun malah dia minta dicairkan dana kegiatan lagi. Jadi saya sampaikan sama PPK kegiatannya, sepertinya macet kalau tetap dipertahankan. Akhirnya 20 persen uang muka dikembalikannya dan jaminan pekerjaan dicairkan 5 persen. Kita yang membatalkannya karena dilihat tidak ada perkembangan sama sekali, saat kita tanyakan mana tiket pesawatnya dia belum bisa menjawab jadi dibatalkan, putus kontrak,” beber Selamet.

Diketahui Paket Umroh Petugas Kebersihan dengan nilai kontrak Rp 277.200.000,- Dinas Kebersihan dan Keindahan Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun Anggaran 2016 lalu batal terlaksana. Hal tersebut menimbulkan tanda tanya besar masyarakat terkait sebab tidak terlaksananya program umroh gratis itu.

“Kalau kita selaku elemen masyarakat sifatnya hanya menanyakan saja kenapa paket umroh petugas kebersihan itu sampai gagal dilaksanakan padahal sudah melalui proses tender,” ungkap Ta’an, salah satu warga Baturaja, Kamis (19/10/2017).

Sebab, kata dia, paket umroh gratis yang diperuntukkan bagi petugas kebersihan itu terkesan ada kejanggalan, dari proses awal tender sampai dengan pemenang tender hingga sampai gagal. ”Saya tahu persis dari awal karena saya selalu monitor kegiatan umroh ini, ternyata memang ada masalah sampai batal berangkat,” ujarnya.(Rel)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *