Nasional

Tol Kapal-Betung Tidak Bisa Dilintasi Untuk Mudik Lebaran

on

PALEMBANG.Sumseltoday.com–Harapan masyarakat yang ingin mudik lebaran tahun ini dengan melintasi ruas jalan Tol Kapal Betung harus rela mencari alternatif lain, mungkin dengan melintasi ruas jalan arteri yang sudah biasa dilintasi ditahun sebelumnya.

Pasalnya, ruas jalan tol Palembang Kayu Agung Betung (Kapal Betung) sudah dipastikan tidak bisa dilintasi menjelang arus mudik lebaran tahun ini, hal ini diakibatkan karena proses yang belum rampung sampai berita ini dilansir.Kamis(31/05)

“Untuk 2018 sampai 2019, Tol Kapal Betung belum bisa difungsikan untuk lebaran tahun ini dan juga tidak bisa menjadi akses arus mudik untuk masyarakat,” ungkap Gunadi Soekardjo Selaku Kepala Divisi VI PT. Waskita Karya.

Dikatakan Gunadi Soekardjo,” konstruksi jalan tol ini dimulai pada Juni 2016 dan dijadwalkan rampung pada Juni 2019. Struktur tanah di lokasi pembangunan jalan tol ini 80 persen berupa rawa dan gambut yang selalu tergenang air sepanjang tahun. Sehingga memerlukan penanganan dengan metode khusus untuk mencegah terjadinya kerusakan-kerusakan pada saat operasional.
Sejauh ini metoda khusus penanganan tanah lunak yang sudah dilakukan yakni, Vacuum consolidation,soil preloading,Pile Slab dan soil replacement. Dengan kondisi tanah seperti ini memerlukan waktu pelaksanaan lebih lama dibandingkan kontruksi jalan tol ditanah yang keras.

“Kesulitan dari jalan Tol Kapal Betung ini selain dari kondisi jalan yang rawa serta akses kebutuhan seperti tanah timbun yang jauh, faktor cuaca juga menjadi penentu. Karena sering sekali terjadi hujan bisa menghambat pekerjaan, membuat kendaraan sulit untuk melintas. Jadi kita memprediksi Juni 2019 itu sudah rambung dan bisa dilewati serta menyambung dengan tol Palindra,” ujar Gunadi kepada wartawan saat jumpa pers dikantornya.kamis(31/05)

Pembangunan jalan tol Kayu Agung ke Palembang sampai ke Betung dengan panjang total 111,69 kilometer saat ini sudah mencapai 45 persen.

Pembangunan jalan tol ini dibagi menjadi 3 seksi yakni seksi 1 dari Kayu Agung-Palembang dengan panjang 33,5 kilometer, seksi 2 dari Palembang-Musi Landas dengan panjang 33,9 kilometer dan seksi 3 dari Musi Landas -Betung dengan panjang 44,69 kilometer.

“PT Waskita Karya selalu berusaha untuk meminimalkan gangguan dan ketidaknyamanan selama pembangunan dan berkomitmen untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan selama proses pembangunan jalan tol yang bertujuan untuk kemajuan Provinsi Sumsel,” paparnya.

Ditegaskan Gunadi, “mengenai fungsional lebaran 2018, Pemerintah melalui Kantor Staf Presiden telah diadakan rapat pada akhir April 2018, dan memutuskan bahwa proyek ini belum diperuntukkan mendukung akses mudik, mengingat progres dan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. (red-01)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *