Hukum

Tekan Tingkat Kriminlitas Melalui Penyuluhan Hukum

on

Palembang, Sumseltoday.com – Kawasan Kertapati menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kriminalitas yang tinggi, bahkan bisa dibilang sebagai daerah Texas-nya Palembang. Istilah ini masih melekat hingga sekarang, oleh sebab inilah Tim Penyuluh Hukum dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan melakukan penyuluhan hukum bagi warga Kelurahan 3 – 4 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1-Kertapati, Kamis (8/11/2018). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Lurah 3 – 4 Ulu.

Asnedi Penyuluh Hukum Madya menuturkan diadakan kegiatan semacam ini supaya masyarakat didaerah Kertapati dapat mematuhi aturan yang berlaku. Jadi, masyarakat sadar hukum dan cerdas hukum, ia mengharapkan bahwa warga yang hadir disini dapat menyampaikan pula dengan anggota keluarganya.

Salah satu peserta kegiatan menanyakan mengenai masalah yang menimpah anaknya kini tersandung kasus narkoba, ia bertanya apakah bisa mendapatkan pendampingan hukum dan bagaimana caranya.

Menurut Mulyana Penyuluh Hukum Ahli Madya menjawab pertanyaan dari warga tadi, untuk mendapatkan bantuan hukum yang didanai oleh Kemenkumham, maka warga harus menyerahkan Surat Keterangan Tidak Mampu atau SKTM dari Lurah, Kepala desa atau pejabat yang setingkat di tempat tinggal pemohon bantuan hukum. Di Palembang ada sekitar 4 Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang didanai oleh Kemenkumhan, jadi sama sekali masyarakat tidak bayar atas jasa yang diberikan oleh pemberi bantuan hukum.

Bahwa pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM RI menjamin hak konstitusional setiap orang untuk mendapatkan pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakukan yang sama di hadapan hukum sebagai sarana perlindungan hak asasi manusia, ini merupakan sebagaimana amanat Undang -Undang Nomor 16 Tahun 2011 Tentang Bantuan Hukum.

Selain itu, tim penyuluh yang terdiri dari Asnedi, Mulyana, Nursyiah dan Nelly Rusmania memberikan pemahaman kepada peserta kegitan tentang Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Peserta kegiatan ini terdiri dari Ketua RT, RW dan Ibu -Ibu PKK Kelurahan 3-4 Ulu. (Rel)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *