Ogan Komering Ulu

Taman Bunga Baturaja Belum Kantongi Izin Dari Pemerintah OKU

on

Baturaja, Sumseltoday.com – Adanya sebuah tempat untuk mengisi waktu senggang atau liburan tentu bakal menjadi suatu objek yang akan dituju oleh masyarakat. Seperti sebuah Taman Bunga yang terletak di jalan Kemiling Kota Baturaja, Kabupaten OKU.

Meski baru beberapa bulan, usaha yang dijadikan oleh pemiliknya ini sebagai tempat destinasi wisata berupa taman yang dipenuhi dengan berbagai bunga ditambah beberapa wahana permainan anak yang terletak diatas lahan kurang dari 1 hektar ini sudah ramai didatangi masyarakat untuk berkunjung.

Namun apa jadinya, jika suatu usaha yang dijadikan tempat destinasi wisata yang memungut biaya masuk Rp.10.000 ribu pertiket tersebut diduga tidak memiliki izin dari pemerintah setempat melalui Dinas terkait. Tentunya prihal tersebut bakal menjadi tanda tanya bagi pengunjung yang datang.

Hal tersebut diakui Topan, selaku pengurus Taman Bunga saat dikonfirmasi awalnya mengatakan jika taman yang sedang dikelolanya tersebut sudah memiliki izin ,”Izin kita semuanya sudah lengkap ,”jawabnya, Senin(10/09/18).

Namun saat ditanya izin apa saja yang sudah ada ?, ia terlihat bingung dan berkilah jika sebagai bawahan semua ada pada bos nya (sipemilik).

“Semua izin sedang diproses dan ada pada bos, saya juga baru disini jadi semua urusan ada pada bos. Namun pada intinya begini, biasanya izin akan keluar minimal setelah 6 bulan berjalan. Setelah ada isu usaha ini dimana-mana barulah ada perizinan masuk, berhubung kita baru berjalan 2 bulan jadi belum ada izin, tapi soal izin suatu saat pasti kita urus,”ungkap Topan.

Topan menuturkan, meski usaha yang sedang diurusnya telah memasang tarip tiket masuk Rp.10.000 perorang tersebut belum memiliki izin, tetapi dari Dinas Kesehatan sudah ada yang datang ,”Dari Dinas Kesehatan sudah masuk kita sudah ngobrol dan lapor ,”tukasnya.

Menyikapi hal itu, reno salah seorang tokoh pemuda di Baturaja menyesalkan adanya sebuah tempat usaha liburan yang sudah beroperasi dengan memungut biaya tiket masuk meski belum memiliki izin.

“Alasan penarikan retribusi ini disebabkan hanya satu, jika taman bunga sudah berizin. Seharusnya untuk prosedur perizinan pembuatan harusnya dari Dinas Perizinan, kemudian ke pihak Tata Ruang. Untuk membuka destinasi wisata seperti taman bunga komersil yang sudah menarik karcis memiliki aturan dan kesiapan. Sebagaimana lalu lintas, keamanan dan kenyamanannya, kalau terjadi apa-apa bagaimana nanti ,”ujarnya.

“Kemudian dengan ditariknya karcis pengunjung yang datang, tentu diharapkan bisa memberikan pemasukan untuk daerah. Dengan mengurus izin ada pemasukan melalui PAD ke daerah”, tuturnya. (Yos)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *