Kriminal

Spesialis Penodong Dalam Bus, Di Hadiahi Peluru Panas

on

PALEMBANG, Sumseltoday.com – Spesialis Penodong dalam bus kota jurusan Kertapati – Km.12 hanya bisa menangis kesakitan. Hendri (30) pelaku penodongan tersebut dihadiahi peluru (tembak-red) oleh petugas rekskrim Pol SU I Palembang, Rabu (3/1) pukul 13.00.

Warga Jalan Fakih Usman Lorong Lebak Kelurahan 1 Ulu laut Kecamatan SU I, Palembang ini diringkus saat
melakukan penodongan dalam bus kota jurusan Kertapati-KM 12.

Ayu (21) korban, warga Jalan Aiptu Wahad Lorong Silawangi II, Kelurahan 15 ulu, Palembang, yang merupakan menumpang bus tersebut. Saat korban tengah duduk di kursi bagian tengah, pelaku pun mengikutinya. Lalu korban memainkan handphonenya, niat jahat Hendri mulai muncul. Saat bus kota melaju di kawasan Jalan Wahid Hasim, tepat didepan lorong AA, pelaku langsung melakukan aksinya.

Kapolsek SU I, Kompol Mayestika melalui Kanit Res, Ipda Alkab menyatakan Bahwa kejadian berawal dari si pelaku merampas Hp korban, dan korban melakukan perlawanan.

“Jadi pelaku awal perampas Handphone (HP) korban, lalu ada perlawanan dari korban. Alhasil pelaku saat itu mengeluarkan sajam. Dengan ancaman korban terpaksa merelakan handphonenya dirampas pelaku,” Ungkapnya.

Ia menambahkan kalau ia mendengar teriak korban, saat anggotanya melakukan giat Mobile, pelaku pun langsung dikejar.  Takut buruannya lolos, petugas terpaksa melumpuhkannya dengan tembakan.

“Saat ditangkap pelaku mencoba kabur, setelah melepaskan tembakan ke udara dan tak dihiraukan pelaku. Kita pun terpaksa melumpuhkannya,” tambahnya.

Selain mengamankan pelaku, anggota juga mengamankan barang bukti berupa, sebilah sajam yang digunakan pelaku.

“Atas ulahnya pelaku diancam dengan pasal 365 KHUP, dengan kurungan penjara 9 tahun,” katanya.

Sedangkan, Hendri nekat melakukan aksi ini, karena terpepet kebutuhan keluarga.

“Saya ini kernet speedboat pak, dan sedang tak lagi bekerja. Karena tak bekerja saya nekat melakukan aksi ini,” ungkap Resedivis kasus pembunuhan tahun 2000 di Muba itu.

Editor : FSS

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *