Hukum

SPBU UB Baturaja Diduga Bebaskan Pengecoran BBM Via Jerigen dengan Syarat Bahan Bakar Kusus

on

Baturaja, Sumseltoday.com – SPBU adalah tempat dimana seseorang dapat membeli minyak dengan kendaran bermotor, mobil, berbeda dengan SPBU yang lainya dibaturaja, SPBU UB diduga membebaskan pembelian pertalite dengan pengecoran pakai jerigen yang (BBK) bahan bakar Kusus.

pembelian BBM di SPBU UB yang berjenis bbm pertalite dibebaskan Dalam pengecoran Pakai Jerigen Asal (BBK) bahan bakar kusus. kata salah satu pengawas SPBU UB terangnya leo bahwa, dikatanya bahwa BBM jenis bensin dan solar itu dilarang keras untuk pembelian melalui jerigen, sendangkan yang jenis pertalite dek, pertamax kami mengizinkan membolehkan untuk dicor didalam jerigen, karena menurut leo Jenis BBM tersebut adalah (BBK) bahan bakar kusus tuturnya saat diwawancari di ruangan kerja senin 11/06/2018 pukul 09.00 wib

Terpisah Sementara untuk mendekati hari raya ini pasokan minyak sangat penting untuk masyarakat ingin mudik, seharusnya SPBU lebih fokus dalam pelayanan kusus kendaran motor dan mobil yang melintas untuk mengisi bahan bakar, mendekati hari raya idul fitri lebih memudahkan pemudik dan warga untuk membeli bbm di setiap SPBU bukan lebih memetingkan yang membeli lewat Jerigen dan yang Cor BBM. bahkan menjadikan pemudik menjadi mengantri berlama lama. harusnya pihak pertamina memantau dan mengawasi opersional SPBU disetiap tempat Di OKU ini.

Tambahan dikatakan leo melalui pesan singkat whatsapp pada hari selasa (12/06/2018) pada pukul 18.00 wib yang bapak foto itu Pertalite bapak. Semua SPBU seluruh Baturaja ini banyak yang melakukan pengecoran pakai jerigen tuturnya dengan arogan melalui sumseltoday.com

Menurut aturan yang dikeluarkan dari pertamina sangat jelas sekali, bahwa pertamina melarang penjualan BBM didalam jerigen untuk pedagang BBM eceran, namun pembelian BBM didalam Jerigen untuk kebutuhan. Pertanian, industri kecil dan kepentingan sosial diperbolehkan sepanjang dilengkapi dengan Rekomendasi dari dinas instansi terkait, hal itu diatur dalam peraturan presiden (perpres) no 15 tahun 2012 tentang harga jual eceran dan konsumen penggunan jenis bahan bakar tertentu

“SPBU boleh menjual BBM dengan Jerigen kepada usaha mikro, nelayan kecil, petani selama pembelianya punya surat keterangan dari satuan kerja atau dinas perindustrian dan perdagangan. Untuk mendapat izin itu melalui RT, RW ,pihak desa, kelurahan setempat, lingkungan setempat dan kepolisian itu jelas aturan pemerintah,

Sendangkan untuk pelaksanan dilapangan masih banyak SPBU yang tidak menghiraukan aturan tersebut, bahkan SPBU tidak menerapakan aturan tersebut, seharusnya pihak SPBU lebih mementingkan keselamatan untuk masyarakat banyak, bukan hanya lebih mementingan keuntungan semata. (Yos)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *