Hukum

Sosialisasikan Dampak “Bullying”, Tim Penyuluh Hukum Kumham Sumsel Berharap Pelajar Terhindar Dari Bullying

on

Kayuagung, Sumseltoday.com – Kasus bullying semakin hari semakin meningkat. Ironisnya, para pelaku dan korban dalam kasus bullying umumnya terjadi di kalangan anak-anak dan remaja. Sehingga jika tidak ditanggulangi secepatnya, pelecehan atau tindakan kekerasan yang terjadi di kalangan anak-anak dan remaja dikhawatirkan akan berdampak negatif terhadap kondisi mental maupun fisik yang mempengaruhi masa depan generasi muda.

Melihat permasalahan inilah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan melalui Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Sukamta kepada tim penyuluh hukumnya mengadakan penyuluhan hukum tentang “Bullying” sebagai upaya kepeduliannya terhadap masa depan anak bangsa. Kali ini, Siswa dan siswa SMP Negeri 2 Kayuagung yang mendapat kesempatan itu.

Dalam pemaparannya, tim penyuluh hukum menyampaikan pengertian Bullying. “Bullying adalah perilaku agresif dan negatif yang dilakukan seseorang/kelompok secara berulang kali terhadap targetnya secara fisik maupun secara verbal”, kata salah satu tim penyuluh hukum dihadapan siswa dan siswi SMP Negeri 2 Kayuagung, Senin (30/7/2018).

Asnedi, Salah satu tim Penyuluh Hukum saat menjadi Pembina upacara di SMP Negeri 2 Kayuagung

Asnedi, salah satu Penyuluh Hukum Madya Kanwil Kemenkumham Sumsel sekaligus ketua Tim Penyuluh Hukum menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan supaya pelajar menjauhi bullying.

“Dengan diadakannya penyuluhan, kami harapkan pelajar SMP Negeri 2 Kayuagung ini dapat memahami dan mengerti tentang bullying agar mereka tidak melakukan, menolak dan menjauhi bully”, tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kayuagung Mulyadi mengatakan bahwa selama ia memimpin sekolah ini belum ada kejadian bully. “Sejauh ini anak didik masih terkontrol, mengikuti aturan sekolah dan mengikuti kegiatan belajar dengan baik”, ujarnya.

(*/Nelly Rusmania/Dera).

Recommended for you