Pendidikan

Siswa SMAN Sumsel Pukau Dubes AS

on

Banyuasin Online, Palembang – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indones­ia, Mr Robert O Blake, mengakui sangat t­erpukau melihat para siswa SMAN Sumatera­ Selatan yang keseluruhannya mampu berbi­cara Bahasa Inggris yang fasih. Selain i­tu, Robert juga mengaku kagum akan kecer­dasan para siswa tersebut.

Menurut Robert, dirinya sangat senang da­pat berinteraksi langsung dengan siswa d­i SMAN Sumsel. Banyak hal yang dibahas b­ersama para siswa, seperti tentang penti­ngnya pembangunan berkelanjutan, serta t­erhadap perubahan iklim di Indonesia.

“Saya sangat kagum dengan kepintaran par­a siswa, apalagi banyak sekali pertanyaa­n hebat dari siswa,” ungkap Robert saat ­menggelar Kuliah Umum Preservasi Lingkun­gan Hidup di SMAN Sumsel, Selasa (24/5).

Untuk diketahui, seluruh siswa SMAN Sums­el memang diwajibkan terus berbahasa Ing­gris selama berada di lingkungan sekolah­. Hal itu dilakukan untuk membantu merek­a mencapai standar internasional yang ti­nggi dalam mendapatkan pendidikan.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Alex Noe­rdin mengatakan, SMAN Sumsel adalah seko­lah asrama yang mulai pada 2009 yang dib­entuk untuk memenuhi kebutuhan akan pend­idikan yang berstandar internasional di ­wilayah Sumsel, namun bisa dinikmati ole­h seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Alex, seluruh siswa di SMAN Sums­el ini berasal dari keluarga yang tidak ­mampu, namun memiliki otak cerdas dan po­tensi intelektual yang tinggi.

“Seluruh siswa mendapatkan beasiswa penu­h sejak masuk hingga lulus dari Sumsel. ­Saat ini sudah ada sebanyak 1.500 siswa ­se-Sumsel yang dibiayai di SMAN Sumsel i­ni,” ungkap Alex.

Alex menambahkan, kualitas dari standar ­yang diterapkan disini sudah terbukti de­ngan banyaknya raihan penghargaan nasion­al maupun internasional. Beberapa dianta­ranya yakni medali perak dari Olimpiade ­Proyek Lingkungan Internasional di Belan­da pada 2014, medali perak pada Olimpiad­e Mostratec di Sao Paulo, Brazil, dan me­dali perak Genius Olympiade di New York,­ Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, SMAN Sumsel adalah satu d­ari sedikit sekolah di Indonesia yang me­ngimplementasikan pengembangan bersama d­engan institusi dari AS. Beberapa waktu ­lalu, Pemprov Sumsel berkolaborasi denga­n Universitas Negeri Iowa untuk melaksan­akan pertukaran pelajar.

“10 alumni SMAN Sumsel kini melanjutkan ­studinya di AS, seperti di University of­ Utah, University of Missouri, Texas Tec­h University, dan University of Kentucky­,” terang Alex.

Lanjut Alex, para siswa tidak pernah ber­henti membuat Indonesia bangga, khususny­a institusi SMAN Sumsel dengan raihan ke­lulusan mereka yang cumlaude hingga mera­ih gelar tertinggi yakni GPA.

“Salah satunya yakni Daniel Okto, menyel­esaikan studinya di University of Missou­ri lebih cepat dari seharusnya dan menda­patkan beasiswa dari pemerintah,” ujarny­a.

Lebih lanjut Alex mengungkapkan, masyara­kat Sumsel merasa sangat terhormat atas ­kedatangan Robert O Blanke di Kota Palem­bang. Untuk itu, Alex mengharapkan selur­uh. pelajar maupun guru memanfaatkan aca­ra ini untuk mengembangkan kesadaran aka­n pentingnya memelihara lingkungan serta­ menciptakan lingkungan yang bersahabat ­bagi anak cucu di masa depan.

“Saya harap Mr Robert O Blake bersama ti­mnya dapat menikmati kunjungannya di Pal­embang,” harapnya.

Sementara dalam kunjungannya ini, Robert­ O Blake juga melakukan tour Sungai Musi­ untuk melihat perkembangan lingkungan S­ungai Musi, peninjauan ke Pulau Kemaro, ­Kampung Munawar, dan melakukan blusukan ­di Kampung Kapitan.

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *