Asian Games 2018

Simulasi Bom Peledak di Stadion Gelora Jakabaring

on

Palembang, sumseltoday.com – Simulasi Bom di Jakabaring merupakan hasil dari Pelatihan Mitigasi Aksi Terorisme Integratif Kementerian, Lembaga, Dinas, Instansi, Polri dan TNI dan Sistem Informasi Crisis Center dalam rangka Pengamanan Asian Games Tahun 2018 selama tiga hari.

Seperti inilah kira-kira Descriptivenya yang diamati penonton.

Sebuah ledakan dari sebuah mobil van warna putih yang mengeluarkan asap kimia beracun. Sebelumnnya mobil van tersebut tiba-tiba datang di kerumunan para penonton yang antri membeli tiket untuk pembukaan Asian Games 2018. Tiba-tiba seorang teroris memberondong senjata ke arah penonton, kemudian petugas polisi dan TNI dengan sigap menangani dengan menembak teroris. Setelah teroris berhasil di lumpuhkan. Selang beberapa saat ledakan terjadi dari mobil van yang di gunakan oleh teroris. Usai ledakan keluarlah asab kimia beracun

Peristiwa itu merupakan Simulasi penanganan Teroris dalam rangka persiapan pengamanan Asian Games 2018 di Halaman Depan Stadion Utama Gelora Jakabaring Palembang. Rabu (1/11)

Drs. Suhardi Alius, MH  selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), mengatakan bahwa pengamanan terhadap ancaman teroris saat pelaksanaan Asian Games. Pengamanan ancaman sasaran orang, barang, tempat.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin berkomentar tentang simulasi ini, pengamanan untuk Asian Games ini jangan terfokus pada daerah terbuka atau di depan stadiun namun harus di perhatikan masalah pengamanan atlet dan ofisial terkhusus atlet Palace

 “Yang paling harus di awasi adalah di atlet palace, ingat pada yang sudah-sudah, peristiwa munich 72, kita mempunyai wisma atlit dalam satu kawasan atlit cukul jalan kaki, satu sampai dua menit menuju venue kalau di jakarta lebih sulit, altet palacenya di kebayoran harus ke cibubur untuk pecak silat atau lainnya karena tidak dalam satu kawasan, tadi yang dicoba peledakan Bom di depan stadiun.” Jelasnya.

Alex menyarankan  barangkali yang lebih penting adalah latihan pengamanan terhadap Atlet, karena rawan ganggunan terhadap atlet,  Merusak event olaraga dengan menganggu atlet dan ofisial

“Satu lagi, karena kita dijakabaring sport city untuk menuju venue atlit tidak saja berjalan kaki, namun bisa mengunakan mobil golf, BNPT juga sediakan mobil golf untuk pengamanan altet pada pelaksanaan asian games nantinya.” Tutupnya. (Rwl)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *