Banyuasin

30.000 Warga Belum Terdaftar, Ini Yang Dilakukan KPU Banyuasin

on

Banyuasin,Sumseltoday.com – Sekitar tiga puluh ribu warga Banyuasin belum terdaftar sebagai Pemilih sementara, Setiap warga Negara memiliki hak yang sama untuk ikut berpartisipasi dalam Pemilihan Umum baik Muda hingga lansia, maka dari itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuasin melakukan pendataan terhadap setiap warga yang sudah memenuhi syarat untuk memberikan hak pilihnya tujuannya tak lain dan tak bukan untuk mencegah terjadinya kecurangan saat pemilukada nanti serta menjaring parah pemilih pemula untuk ikut berpartisipasi memberikan hak pilihnya.

Oleh karena itu KPUD kabupaten Banyuasin melakukan Rekapitulasi Pemilih Sementara Kabupaten/Kota pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kab. Banyuasin serta Gubernur serta Wakil Gubernur prov, Sumatera Selatan tahun 2018, di seluruh wilayah kab. Banyuasin selama 20 hari, tepat hari KPUD Banyuasin mengumumkan hasil rekapitulasi tsb, di Aula Kantor KPUD Banyuasin dengan jumlah pemilih sementara dengan rincian sebanyak 283.435 laki-laki dan 278.147 perempuan dari 1.815 TPS yang tersebar di 304 desa.Jum’at (16/03).

Sementara itu ketua KPUD Banyuasin Dahri M. Pdi, menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan daftar pemilih tetap (DPT) di banyuasin bertambah karena rekapitulasi yang belum di masukkan pemilih sementara.

“Tidak menutup kemungkinan daftar pemilih tetap (DPT) dibanyuasin bertambah karena dari rekapitulasi kami belum memasukan pemilih sementara ke DPS sebanyak 30.000 jiwa dikarenakan baik belum memiliki E-KTP ataupun Umurnya genap 17 tahun saat pemilu nanti namun hal tersebut sudah di selesai didata mereka akan dimasukan ke DPSHP”,tegasnya.

Lebih lanjut Dahri menuturkan bahwa ia terus memutahirkan setelah menempel data tersebut.

“Kami terus memutahirkan setelah itu kami akan menempelkan data tersebut didesa-desa jika masyarakat belum terdata diharap untuk melapor melalui PPS setelah itu selesai kami akan menetapkan DPT, 25 atau 20 hari sebelum pemilu, namun bagi warga yang belum memiliki E-KTP tetap dapat memberikan hak pilihnya dengan menunjukan KTP sementara dari Disdukcapil kab. Banyuasin karena jika memiliki KTP sementara dari Disdukcapil artinya mereka sudah merekam”,ujar Dahri.

Dijumpai ditempat berbeda seorang tokoh pemuda Banyuasin sekaligus ketua LSM Leman Sumatera Selatan yaitu Salim berpendapat KPU Banyuasin harus teliti.

“KPU Banyuasin harus teliti dalam tersebut karena jika tidak maka akan terjadi gejolak besar-besaran di kabupaten Banyuasin, serta merampas hak warga Negara untuk memberikan hak pilihnya, oleh karena itu kami akan terus memantau jika terjadi kecurangan dan KPU Banyuasin tidak mampu menyelesaikan kami yang akan turun tangan dengan cara kami”, tegasnya.(toto)

Editor : FSS

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *