Bisnis

Sampah Jadi Uang, Desa Makartitama Adakan Program ini

on

Baturaja, Sumseltoday.com – Pengelolahan sampah dalam bentuk bank sampah seolah menjadi favorit banyak desa. selain berbahan baku murah juga banyak menyerap tenaga kerja. kini desa makartitama kecamatan peninjauan kab.ogan Komering ulu (Oku) harus berbangga diri soal nya dari sekian banyak desa yang ada di kecamatan peninjauan baru desa kami makartitama yang mempunyai bang sampah kata kepala desa makartitama (wagiso) saat di sambangi di kolam ikan ( embung desa) makartitama Jum,at sore 13/7/2018.

Giso sapaan akrab kades ini mengatakan bahwa bang sampah ini dikelolah oleh badan usaha milik desa( Bumdes) ada pun nama Bumdes kami beri nama ” Mukti tama ” cetus nya dan untuk Bumdes ini kami sementara memberdayakan tenaga karang taruna desa kami. Dan untuk ketua Bumdes ini sendiri kami percayakan pada sdr Budi.di bantu oleh rekan jek Dedi dll katanya untuk mengelolanya .selain mengelolanya sampah anorganik Bumdes ini juga mengelola kebun kelapa sawit,kolam ikan (budidaya ikan patin), warung serba ada (waserda).

Dan pengelolaan ristribusi pasar desa. disinggung soal sumber dana Bumdes ini. Giso mengatakan sesuai peraturan menteri PDTT ,No.21 th 2015.tentang penetapan prioritas penggunaan dana desa, adalah pendirian dan pengembangan bumdes. Masih kata giso keberlangsungan Bumdes sebagai lembaga ekonomi tergantung dari beberapa hal.seperti visi kepala desa yang memiliki arah sejauh mana untuk memperdayakan ekonomi desa melalui Bumdes ini.

Dan juga persepsi masyarakat desa selama ini. terhadap penggunaan dana desa sebagai modal Bumdes perlu di perkuat. Saat ini banyak masyarakat hanya mengetahui bahwa dana desa hanya di gunakan untuk membangun infrastruktur desa. Memang saat ini dana desa di prioritaskan untuk membangun infrastruktur. Katanya.

Dengan demikian dengan adanya contoh Bumdes Mukti tama desa makartitama ini, mudah mudahan desa desa yang ada di kecamatan peninjauan khusus nya dan kab Oku umumnya ini dapat mengembangkan Bumdes, dan untuk pengelolaan pertanggung jawaban Bumdes kami serahkan pada forum musyawarah desa ,bukan kepala desa katanya (yos)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *