Berita Sumsel

PTPN VII Lakukan Pengurangan Defisit Cashflow

on

PALEMBANG.Sumseltoday.com-PTPN VII tampaknya serius meningkatkan kondisi keuangannya, banyak upaya yang sedang dan akan dilakukan untuk meningkatkan kondisi keuangan perusahaan ini. Salah satunya dengan mengurangi defisit cashflow pada perusahaan tersebut. Hal ini dikatakan Achmad Sudarto Selaku Direktur Komersil PTPN VII (Persero) pada jumpa pers di Venue 40 Cafe n Resto Palembang. Rabu (30/10).

“Intinya kami ingin mengurangi defisit cashflow dulu, kami juga melakukan efisiensi tetapi walaupun begitu, tetap gaji karyawan kami bayar tepat waktu,” ujarnya.

Dijelaskan Sudarto, salah satu langkah yang dilakukan pihaknya dengan revitalisasi aset memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Harapannya dapat meraih untuk di tahun depan. Namun kondisi turunnya harga CPO (crude palm oil)  kembali menjadi ancaman bagi perusahaan perkebunan tersebut.

“2020 harus bisa untung, tapi ternyata dengan kondisi penurunan harga CPO (crude palm oil) yang signifikan jadi mundur, sepertinya jadi 2021,” ungkap Sudarto

Hal senada juga diungkapkan Direktur Utama PTPN VII, Muhammad Hanugroho, dikatakannya hutang perseroan saat ini sudah mencapai Rp 12 triliun, hutang yang ditanggung perusahaan tidak hanya bersumber dari perbankan, melainkan juga hutang kepada supplier atau mitra kerja perusahaan yang beroperasi di Sumsel, Lampung dan Bengkulu. Dan kita sudah lakukan restrukturisasi hutang PTPN VII sebanyak tiga kali, terhitung dari 2016—2018.

Hanugroho berharap, pihaknya dapat mencapai  recovery keuangan sekitar 2 tahun hingga 3 tahun ke depan.(**)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *