Kriminal

Pelaku Uuk Diserahkan Keluarga Ke Polres Prabumulih

on

Banyuasin Online, Pangkalan Balai – Setelah sempat kabur akhirnya satu pelaku terakhir yakni Uuk (17) yang ikut membunuh Tasir dan keluarga warga Desa Indrapura Kecamatan Muara Sugihan menyerahkan diri ke polisi. Pelaku Uuk menyerahkan diri setelah diantarkan langsung oleh keluarganya ke Polres Prabumulih Selasa (24/5);sekitar pukul 20.00 WIB.

Sebelumnya jajaran Polres Banyuasin dibantu Polda Sumsel telah lebih dahulu membekuk otak pelaku yakni Agus Mubarok di daerah Jawa. Dan sebelumnya juga telah lebih dulu 3 pelaku lainnya Abdul Kahar/Adul (19), Purwanto (22) dan Nendi Mulyana (17) yang merupakan warga Desa Tirta Kencana Kecamatan Makarti Jaya.

Kini setelah hampir dua pekan pencarian terhadap pelaku pembantaian Tasir dan keluarganya akhirnya polisi telah meringkus semua pelaku, termasuk otak perencana pembunuhan satu keluarga tersebut Agus Mubarok.

Dikatakan Kapolres Banyuasin AKBP Prasetyo didampingi Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Agus Sunandar, berhasilnya dibekuk pelaku terakhir yakni Uuk yang tercatat sebagai warga Desa Tirta Kencana Kecamatan Makarti Jaya berkat kerja keras tim Polres Banyuasin dibantu Polda Sumsel.

Uuk yang merupakan pelaku terakhir dan masih tergolong anak dibawah umur ini menyerahkan diri ke Polres Prabumulih diantar langsung keluarganya. Menurut Prasetyo pihaknya sebelumnya membujuk keluarga Uuk agar segera memberitahu pelaku untuk menyerahkan diri karena sampai kapanpun polisi akan terus mencarinya sampai dapat.

“Kami melakukan pendekatan dengan keluarga pelaku (Uuk) agar menyuruhnya segera menyerahkan diri karena biar bagaimanapun polisi tetap akan mencari dia. Sampai kapan pun polisi tetap akan mendapatkan dia,” itu yang kita sampaikan pada keluarganya.

Akhirnya pada Selasa malam pelaku akhirnya menyerahkan diri diantar keluarganya ke Polres Banyuasin. Lalu dibawa ke Polda Sumsel dan menuju ke Polres Banyuasin. ” Alhamdulillah Uuk yang merupakan salah satu eksekutor ini sudah menyerahkan diri,” ujarnya.

Atas perbuatannya ini para pelaku akan dijerat pasal berlapis pembunuhan berencana, penganiayaan dan UU perlindungan anak yang akan dijerat hukuman seumur hidup bahkan hukuman mati.

Sedangkan untuk pelaku yang masih dibawah umur akan dijerat hukuman menurut kaidah yang berlaku. ” Pelaku dibawah umur ini akan kita proses sesuai kaidah yang berlaku,” katanya.

Dalam waktu dekat ini menurut Prasetyo pihaknya akan melakukan rekonstruksi pembunuhan. Dari sanalah nanti akan terlihat peran masing-masing pelaku saat mengeksekusi Tasir dan keluarganya di desa Indrapura.

Pelaku Uuk saat ditemui hanya tertunduk, kepalanya dikenakan penutup kepala oleh polisi. Uuk menyerahkan diri karena dinasihati orang tuanya serta kerabatnya. “Mereka (keluarga) bilang saya serahkan diri saja pasti ketangkap juga. Dan saya harus bertanggung jawab atas perbuatan tersebut,” ceritanya tertunduk.

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *