Nasional

Meninggalnya Kiper Lamongan Menjadi Sorotan Internasional

on

Sumseltoday.com – Meninggalnya Choirul Huda pada hari sabtu lalu saat laga persela lamongan dengan Semen Padang ternyata tidak hanya mengundang simpati dan perhatian dari publik Indonesia saja.

Ternyata, wafatnya penjaga gawang Persela Lamongan itu secara mendadak  juga bergaung di seluruh dunia.

Buktinya, berita-berita perihal meninggalnya Choirul Huda disiarkan oleh media-media internasional. The Sun, ESPN FC, sampai Bleacher Report adalah beberapa di antaranya.

Ada dua hal yang menjadi sorotan  media-media internasional itu dalam memberitakan meninggalnya Huda. Pertama, penyebab berpulangnya dia.

Karena kita tahu, Huda meninggal usai mengalami benturan saat berlaga bersama Persela pada laga lanjutan Liga 1 menghadapi Semen Padang di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (15/10).

Benturan itu dialami Huda di penghujung babak pertama saat dia mencoba memotong bola kemelut di dalam kotak penalti Persela.

Kiper 38 tahun itu bertubrukan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues, yang juga tengah mencoba mengamankan bola dari rebutan penyerang Semen Padang, Marcel Silva Sacramento.

Usai benturan itu, Huda langsung mengerang kesakitan. Sempat mendapat pertolongan bantuan pernapasan di lapangan dan kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans, malangnya nyawa Choirul Huda tetap tak tertolong. Dia meninggal pada pukul 16:45 dan menurut dokter yang menanganinya, itu disebabkan oleh trauma pada kepala, dada, dan leher.

Selain itu, media-media tersebut juga turut menyoroti sosok Choirul Huda sebagai pemain dengan loyalitas tinggi yang merupakan legenda klub. Kita tahu, sepanjang kariernya, Huda memang hanya membela Persela dan dia berstatus sebagai kapten tim.

Bahkan karena statusnya sebagai “one-club man” itu, The Sun menyandingkannya dengan sosok seperti Ryan Giggs, Francesco Totti, sampai Lionel Messi.

Tak hanya itu saja. Media-media internasional itu  juga turut mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Choirul Huda ini. mengucapkan dukacita yang sedalam-dalamnya untuk keluarga, teman, dan rekan setim Choirul Huda di Persela. (Rwl)

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *