Berita Sumsel

Mencegah Tipikor yang Telah Menggurita, BPI Sumsel Bangun Sinergitas

on

PALEMBANG,Sumseltoday.com — Dalam rangka mengemban tugasnya sebagai lembaga mitra pemerintah dalam memberantas korupsi, DPW BPI KPNPA RI (Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia) Sumsel membangun sinergitas dengan penegak hukum dan pemerintah daerah dalam melakuan upaya-upaya pencegahan.

“Kita ingin bersinergi dengan SKPD yang ada. Dalam waktu dekat gelar seminar Pul Baket (Pengumpulan Bahan Keterangan) Data Tipikor, Maret 2019 mendatang. Kita ingin masyarakat di Sumsel ini tahu keberadaan kita utamanya mengajak untuk melakukan pencegahan,” ungkap Ketum DPW BPI KPNPA RI Sumsel Abdul Muhin Bsc didampingi Johanes Firano Karo Humas dan Media, Sekjen Jilun SH MH, Tim Investigasi M Narul Asmadi, Yudistira MD, Alfian, Bendahara Ning Mas pada sosialisasi dengan media massa di Resto Taman Kenten, Rabu (6/2/2019) malam.

Muhin mengatakan lembaga ini memiliki Tim Saber Pungli yang pola kerjanya ke depan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan lembaga pemerintah juga selanjutnya membuka Posko pengaduan masyarakat yang beralamat di Jl Musi Raya Barat No 490 Kelurahan Sialang Kecamatan Sako Palembang bekerjasama dengan Irwasda Polda Sumsel selaku Kasatgas Saber Pungli Sumsel.

“Diharapkan sinkronisasi dengan media. Audien lebih kepada pencegahan. Antara lain ke Bawaslu seperti dalam penggunaan uang saksi. BPI yang hadir di Sumsel misalnya kita mendapat aduan, SKPD yang diadukan akan dipanggil. Dilakukan pembinaan. Tidak serta merta. Aduan tetap dibuka, preventifnya juga dilaksanakan. Kewenangan kita merekomendasikan ke penegak hukum. Karena kita DPW, koordinasinya dengan Kejati dan Polda Sumsel dan lembaga terkait lainnya,” kata Muhin yang juga Korwil BPI Sumbagsel.

BPI Sumsel ini juga melakukan pengawasan seperti penerimaan siswa sekolah yang selama ini santer dengan berbau Pungli. Nantinya melalui tim pengolahan data diteliti dari Biro Hukum, lalu turun tim investigasi untuk ditindaklanjuti kemudian dilaporkan ke penegak hukum.

“Untuk kabupaten/kota dipegang Wakapolres. Program kerja melakukan workshop Pul Baket Data,” ujarnya.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) se-Sumsel resmi dilantik di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang beberapa waktu lalu.

Ketua DPW BPI KPNPA Sumsel Abdul Muhin Bsc mengajak untuk bersama-sama melaksanakan pengawasan terhadap kinerja pemerintah.

Kerjasama yang solid diperlukan karena dengan begitu menurut Muhin upaya untuk mengurangi tindakan korupsi yang terjadi di pemerintahan dapat terwujud.

Selain itu Muhin juga akan menjalin kerjasama dengan semua stakeholder dalam rangka menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami akan ikut serta membantu pemerintah, TNI, dan polri dalam menangkal Radikalisme, Fundamentalis Hoax, menuju NKRI aman dan tentram,” ungkapnya.

Muhin berjanji segera melaksanakan pengumpulan bahan keterangan kekayaan penyelenggara negara, melakukan pengawasan negara dan ikut serta terlibat dalam membantu pemerintah daerah untuk mengawasi pembangunan yang ada di Desa.

Sementara itu Ketua Umum Pusat BPI KPNPA RI Drs TB Rahmad Sukendar, SH, MH kala itu mengatakan lembaga ini merupakan mitra pemerintah dalam pemberantasan korupsi di tingkat pusat maupun daerah, oleh karena itu pengurus wilayah BPI KPNPA RI Sumsel diharapkan mampu membangun sinergitas dengan penegak hukum dan pemerintah daerah.

“Korupsi sudah begitu menggurita dari tiap Provinsi Kabupaten, di Sumatera Selatan pun mungkin warga masyarakat bisa melihat sendiri bagaimana kita, BPI ini bisa hadir di tengah masyarakat Sumatera Selatan untuk memberikan pencerahan, pencegahan terkait tindak pidana korupsi. Semoga BPI KPNPA RI bisa diterima oleh masyarakat di Sumatera Selatan,” katanya. (**)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *