Hukum

Lurah Sukajadi Lempar Masalah Ke Camat, diduga Mark Up Dana Operasional

on

Baturaja, sumseltoday.com – Oktaria Rosalina Lurah Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan membantah soal tudingan Mark Up dana operasional kelurahan senilai Rp15 juta.

Dia menyebut dana operasional kelurahan itu masing-masing telah dikelola sesuai ketentuan aturan. Justru dengan dana operasional itu tidak bisa mencukupi seluruh kebutuhan dikantor.

“Sejak tahun 2017 lalu hingga sekarang ini, dana operasional senilai Rp15 juta masih kita terima. Mekanisme pencairannya sesuai pengajuan,” kata Oktaria saat dikonfirmasi, sumseltoday.com belum lama ini.

Dia mengaku, dana operasional itu dicairkan melalui Kecamatan Baturaja Timur. Seluruh Lurah di Baturaja Timur dapat dana operasional.

“Kecamatan yang mencairkan. Pencairannya, itu, kan setiap bulan. Jadi tergantung Lurah asalkan bisa dipertanggung jawabkan dan dana itu harus dihabiskan kalau tidak mau dikembalikan,” bebernya.

Saat disinggung apakah dana tersebut sudah terealisasi dengan baik di kantor Kelurahan Sukajadi, dia mengatakan jika penggunaannya itu sudah ada aturannya dan kita juga tidak berani main selewengkan  dana.

“Silahkan tanya ke kantor Kecamatan Baturaja Timur disitu akan lebih rinci dananya sehingga bisa tau apakah ada korupsi atau tidak,” ucapnya.

“Untuk diketahui mengenai dana operasional dikantor Kelurahan Sukajadi ini tentunya masih kurang sebab seperti untuk pengecatan kantor tidak menggunakan dana operasional juga termasuk pembelanjaan makan dan minum dikantor itu pakai dana pribadi,” tepisnya mengelak.

Sebelumnya, Riyan warga Baturaja, OKU, yang merupakan aktivis mengatakan diduga ada kejanggalan terhadap penggunaan dana operasional di Kelurahan Sukajadi Baturaja Timur.

“Selain itu dalam penggunaannya tidak transparan. Dana itu cukup besar mestinya harus jelas penggunaannya. Itu, kan, uang negara dan Lurah seharusnya transparan,” cetusnya.

Riyan menambahkan untuk dana operasional yang dikelola Lurah Sukajadi diduga kuat ada Mark Up dalam pembelanjaan seperti pembelanjaan pada Alat Tulis Kantor (ATK), Pembayaran tagihan listrik, Air PDAM dan biaya tak terduga lainnya. Nah disinilah kami mencurigai sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi penyimpangan.

“Kami minta pihak penegak hukum untuk menyelidiki dana operasional yang dikelola Lurah Sukajadi Baturaja Timur Oktaria Rosalina,” ucapnya singkat.

Sementara itu hingga berita ini ditayangkan Camat Baturaja Timur Lugmanul Hakim belum bisa dikonfirmasi.

(Yos)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *