Palembang Emas

KPUD Minta Calon Pejabat Serahkan Aset Negara

on

SUMSELTODAY.COM, BANYUASIN – Setelah ditetapkan sebagai pasangan calon Bupati Banyuasin 2018, paslon pejabat diminta menyerakan aset negara yang saat ini dimiliki. Begitupun surat Pemberhentian dari intansi tempat bekerja, Senin (12/2).

Ketua KPUD Banyuasin, Dahri, mengatakan, semua aset seperti mobil dinas dan rumah dinas harus diserahkan ke negara, begitupun surat pengunduran diri dari ASN dan anggota DPRD.

” Nah kebetulan paslon di Banyuasin ini ada ASN dan Anggota DPRD, surat pengunduran diri harus diserahkan paling lambat 5 hari setelah ditetapkan sebagai paslon, sedangkan aset lain kami minta dikembalikan ke negara, kami tunggu laporannya,” terang Dahri.

Saat ini lanjut Dahri, paslon yang ada, semuanya sudah menyerahkan pengunduruan diri dari intansi tempat bekerja. Hanya saja surat Pemberhentian dari intansi akan diserahkan dikemudian hari.

” Untuk SK pemberhentian ini kami tunggu 30 hari sebelum Pilkada, jika tidak diserahkan maka kami minta parpol pengusung untuk mengganti dengan calon lain,” jelasnya.

Sementara itu, Askolani Jasi Wakil DPRD Banyuasin, setelah ditetapkan sebagai paslon KPUD Banyuasin, dirinya sudah menyerahkan mobil dinas dan rumah dinas ke sekretariat DPRD Banyuasin.

Dirinya juga sudah mengajukan pengunduran diri dari anggota DPRD mengingat akan mencalonkan diri menjadi Bupati Banyuasin 2018.

” Rumah dinas, mobil dinas sudah kami serahkan, kami sudah mengundurkan diri, bukti kami serius bertarung di Pilkada Banyuasin ini,” ungkapnya.

Senada dikatakan, paslon Agus Salam yang merupakan Ketua DPRD Banyuasin, dirinya juga sudah mengundurkan diri dari jabatan anggota DPRD untuk ikut bertarung di Pilkada Banyuasin berpasangan dengan Syaiful Bakhri.

” Surat sudah kami serahkan ke KPUD, tidak masalah lagi karena ini sudah komitmen untuk bertarung di Pilkada,” tegasnya. (Rel)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *