Banyuasin

Kota Palembang sayangkan Pemkab Banyuasin asal Caplok wilayah izinkan pembangunan Pusdiklat Maitreya di Talang Buluh

on

SUMSELTODAY.COM, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang menyayangkan Pemkab Banyuasin yang terburu-buru memberikan izin pembangunan Pusdiklat Maitreya Sriwijaya Agama Budha terbesar di Asia Tenggara di Desa Talang Buluh padahal secara administrasi kawasan itu masuk Kota Palembang.

Hal ini ditegaskan Asisten 1 Pemkot Palembang, Sulaiman Amin, berdasarkan PP Nomor 23 tahun 1988 secara administrasi Desa Talang Buluh masuk wilayah Kota Palembang. Bukan masuk wilayah Kabupaten Banyuasin.

Lebih lanjut kata dia, sebelumnya, Palembang sudah berusaha mengajak Banyuasin tukar guling Tegal Binangun dan Talang Buluh, namun ditolak oleh Pemkab Banyuasin.

” Sekarang malahan Pemkab Banyuasin memberikan izin pembangunan Pusdiklat Mustria padahal masuk wilayah Kota Palembang,” terangnya.

Untuk itu ia berharap Pemkab Banyuasin jangan dahulu memberikan izin pembangunan Pusdiklat Maitreya Sriwijaya ini karena daerah ini masih dalam pembahasan apakah masuk Kota Palembang atau Banyuasin.

” Kami sangat menyayangkan Pemkab Banyuasin memberikan izin pembangunan ini padahal wilayah ini masuk Palembang,” tegasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *