Berita Palembang

Kemenag Palembang Memperkuat Madrasah dengan Sistem Informasi

on

Banyuasin Online, Palembang – Kepala Kantor Kementerian Kota Palembang H.M Afajri Zabidi, MM,M.Pd.I membuka acara rapat Koordinasi EMIS (Education Management Information System) Madrsah Di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Palembang Tahun 2016 yang bertempat di Hotel AZIZA Palembang Jl.Anwar Satro Palembang, Selasa (19/05).

Panitia kegiatan Irwan, M.Pd.I mengatakan kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari pada tanggal 19 Mei 2016 yang mengundang para peserta operator EMIS Madrasah RA, MI, Mts, dan Mayang ada di Kota Palembang yang berjumah 40 Orang.

Lebih lanjut Irwan menjelaskan tujuan dari Rakor ini adalah untuk menambah wawasan keilmuan dan memperkuat sistim pendataan pendidikan Madrasah yang berbasis online serta untuk memperoleh informasi tentang apa yang menjadi kendala dalam mengelola data EMIS Madrasah untuk dicari solusi bersama Irwan menambahkan Emis merupakan sistem informasi yang dikembangkan oleh kementerian agama untuk memudahkan input data sekolah (madrasah).

Dengan adanya sistem yang dikembangkan tersebut, sekolah atau madrasah yang berada di bawah naungan kementerian agama menjadi lebih mudah di dalam melaporkan perkembangan sekolahnya. Selama ini, sistem yang lama cukup merepotkan khususnya untuk mengetahui perkembangan terakhir dan data terkini yang di madrasah-madrasah di seluruh indonesia.

Dengan adanya sistem tersebut diharapkan akan lebih memudahkan di dalam menemukan data yang valid tentang madrasah.

Oleh karena itu setiap lembaga pendidikan yang akan mengajukan harus melengkapi atau mengisi beberapa form antara lain Nama Siswa, Identitas Rekening (nama pemilik, nama bank, nomor rekening), Tanggal Lahir, Jenis Kelamin, NISN, NISM, Kelas, Nomor KPS, Nama orang tua (ayah ibu), Alamat orang tua (Jalan, Desa, Kecamatan, Kota/Kabupaten), Nama Madrasah, NPSN, NSM, Alamat Madrasah (kelurahan, desa, kecamatan).

Saat ditanya oleh Tim Web tentang untuk apa data Emis digunakan, Irwan dengan ramahnya menjawab jawabnya banyak sekali untuk perencanaan program baik di tingkat pusat, propinsi dan kab/kota ke depan pada tiap jenjang dapat membuat laporan pendataan pendidikannya secara langsung dari data yang telah diinput secara online.

Selanjutnya Irwan menjelaskan akibatnya bila suatu lembaga tidak menginputkan datanya ke EMIS tidak akan dilayani, misal : bantuan rehab bila belm menginput data tidak akan dapat menerima, kedepan untuk penerimaan bos, beasiswa gurutunjangan guru dsb. Oleh karena itu Irwan berharap melalui rakor ini diharapkan bisa menyikronkan setiap pendataan dari akar terbawah sampai ke pusat. Kegiatan digelar selama tiga hari. Dengan harapan dalam rakor tersebut para peserta agar bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan tersebut.

”Semoga peserta rakor bisa membawa manfaat dari pertemuan ini. Sehingga mereka bisa terapkan di satuan pendidikan masing-masing,” harapnya.

Sementara itu Kepala Kemenag Kota Palembang H.M Alfajri Zabidi, MM, M.Pd.I menyampaikan bahwa Operator EMIS mempunyai tugas yang sangat penting, benar tidaknya pekerjaan operator EMIS akan menentukan benar tidaknya pendataan di Madarasah. Kemudian data yang diinput operator EMIS supaya data yang benar-benar akurat, karena nantinya akan sangat menentukan proses kegiatan/kegiatan di Madrasah seperti untuk pencairan BOS, BSM, tunjangan-tunjangan, Sarpras dan sebagainya.

Disampaikan pula bahwa selain data yang diinput harus akurat, waktu untuk penyerahan data ke Kankemenag juga harus tepat, tidak boleh terlambat sehingga tidak akan mengganggu proses kegiatan/program yang akan dilaksanakan di Madrasah.

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *