Nasional

KAWAN SLI Siap Memajukan Pendidikan di Indonesia

on

BOGOR, sumseltoday.com– Menjawab tantangan kerangka strategis Kemendikbud RI 2015-2019 yaitu penguatan pelaku pendidikan dan kebudayaan. Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa membuat program untuk mendukung reformasi sekolah khususnya di wilayah marginal dengan merekrut Konsultan Relawan (KAWAN) Sekolah Literasi Indonesia (SLI) Angkatan 2.

Setelah melewati beragam tes akhirnya terpilih 24 orang dari enam provinsi yang akan disebar di 18 wilayah di Indonesia seperti Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Sanggau (Kalimantan Barat), Nunukan (Kalimantan Utara), Indragiri Hulu (Riau), Kepulauan Meranti (Riau),  Bima (Nusa Tenggara Barat), Malaka (Nusa Tenggara Timur), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), Medan (Sumatera Utara), Ogan Ilir (Sumatera Selatan), Maluku Tenggara Barat (Maluku), Halmahera Selatan (Maluku Utara), Bengkulu Utara (Bengkulu), Indramayu (Jawa Barat), Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), dan Jakarta Pusat (DKI Jakarta). KAWAN SLI dibina selama 1 bulan oleh tim konsultan Makmal Pendidikan.

Sebelum turun ke lapangan pada Selasa (03/07/2018), KAWAN SLI terpilih mengikuti Stadium Generale  di Aula Zikir Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa. Dihadiri oleh 100 peserta dari berbagai sekolah dan komunitas Stadium Generale ini turut menghadirkan pembicara seperti Syafei Al Bantanie, Direktur Dompet Pendidikan; Arif Harmadi, GM Dompet Dhuafa Pendidikan; dan Hikmat Hardono, Ketua Yayasan Indonesia Mengajar.

Syafei Al Bantanie, Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan mengatakan KAWAN SLI merupakan kepanjangan tangan dari penyelia sistem pendidikan di Indonesia yang lebih baik. Oleh karenanya KAWAN diharapkan meluaskan visi  dan cara pandang selama di penempatan. “Sudah saatnya pemuda seperti KAWAN mengambil bagian dari upaya mewujudkan cita-cita besar membangun peradaban besar Indonesia melalui pendidikan. Mari luruskan dan kokohkan niat maka semua tantangan di penempatan akan mudah dilalui,” tegasnya.

Arif Harmadi, GM Dompet Dhuafa Pendidikan mengatakan cara mendekati masyarakat yaitu menyelami value local. “Salah satu caranya ialah dengan menyelami value masyarakat local. Saya yakin KAWAN SLI ialah pemuda yang mampu membangun pendidikan di Indonesia,” tandasnya.

Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini KAWAN SLI mampu mengimplementasikan ragam ilmu yang telah didapatkan. Selamat berjuang KAWAN SLI (ed-DW).

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *