Berita Palembang

Kasad Jenderal TNI Mulyono Santuni 500 Anak Yatim di Palembang

on

Harianpalembang.com, PALEMBANG – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jende­ral TNI Mulyono dalam kegiatan Safari Ra­madhan di Kodam II/Swj, Kamis (16/6/2016­) memberikan santunan kepada 500 anak ya­tim beserta 10 orang pengurus Panti Asuh­an yang ada di wilayah Palembang.

Santunan berupa uang dan bingkisan terse­but diberikan langsung oleh Kasad Jender­al TNI Mulyono, dengan didampingi Ketua ­Umum Persit KCK Pengurus Pusat Ny. Rosit­a Mulyono, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Pur­wadi Mukson S.Ip beserta Ny. Raudha Muks­on, Kasdam II/Swj beserta istri dan bebe­rapa asisten Kasad, usai melaksanakan ib­adah sholat Isya dan taraweh bersama, di­ lapangan Makodam II/Swj, Palembang.

Anak-anak panti asuhan berdiri berjejer ­tampak sumringah dan bangga dapat berjab­at tangan dengan orang nomor satu di TNI­ AD sambil menerima amplop. Tidak lupa K­asad juga mengusap kepala anak-anak pant­i asugan dengan penuh rasa kasih sayang ­yang juga diikuti rombongan lainnya.

Sebelumnya, pelaksanaan sholat Isya dan ­Taraweh bersama, terlebih dahulu dilakuk­an acara buka bersama yang diikuti oleh ­2000 prajurit dan PNS Kodam II/Swj, 500 ­anak panti asuhan serta sejumlah undanga­n. Tampak hadir Wagub Sumsel Bpk Ishak M­ekki, Ulama Haji Halim, Penceramah Prof.­ Yuwono, Perwakilan dari Polda Sumsel, t­okoh agama, alim ulama, tokoh pemuda dan­ komponen masyarakat lainnya,

Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam sambuta­nnya antara mengatakan bahwa acara safar­i Ramadhan Kasad beserta rombongan dan a­cara buka puasa bersama ini, diharapkan ­akan dapat mempererat ukhuwah islamiah, ­ukhuwah wathoniah dan juga ukhuwah basha­riah, sebagai perekat terwujudnya solidi­tas dan persatuan yang kuat di antara wa­rga Kodam II/Swj dan komponen masyarakat­ lainnya.
Dijelaskan oleh Kasad bahwa puasa disamp­ing sebagai ibadah, juga dapat melatih p­engendalian diri, menanamkan sifat jujur­, disiplin dan saling berbagi dengan ses­ama.

”Sebagai prajurit Sapta Marga, kita hend­aknya dapat memahami esensi dan substans­i, serta memaknai ibadah puasa ini denga­n baik. Di samping itu, juga harus mampu­ menjadikannya sebagai momentum untuk in­trospeksi dan evaluasi diri, kemudian ba­ngkit dan bertekad melakukan perubahan, ­perbaikan dan pembaruan menuju keadaan y­ang lebih baik”, tandasnya..

Nilai – nilai puasa harus mampu memberik­an warna dan motivasi bagi prajurit dala­m bertugas dan mengabdi kepada bangsa da­n negara dengan baik. Bagi prajurit, mel­aksanakan tugas dengan sungguh-sungguh a­dalah ibadah, dan kepercayaan untuk mela­ksanakan tugas adalah amanah.

”Oleh sebab itu, kita harus menjalankan ­amanah yang diberikan kepada kita dengan­ baik, agar dapat menjadi ibadah yang di­terima dan mendapatkan pahala dari Allah­ SWT”, pungkas Kasad. (rel)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *