Banyuasin III

Jalan Penghubung Sidang Emas-Rimba Alai Rusak Berat

on

Sidang Emas (Banyuasin Online). Sebagian besar jalan kabupaten banyuasin, khususnya jalan penghubung antara Desa Rimba Alai dengan Desa Sidang Emas Kecamatan Banyuasin III kondisinya  rusak parah dan butuh perhatian serius dari pemerintah setempat.

Akibat rusaknya jalan penghubung tersebut yang lebih kurang sepanjang 2 kilometer  itu menyebabkan aktivitas keseharian warga beberapa desa terganggu.

Pantauan Harianpalembang.com dilapangan,  sebelum terjadinya hujan lebat, kondisi jalan penghubung tersebut tidak begitu memprihatinkan. Namun ketika hujan terus menerus mengguyur Kabupaten Banyuasin khususnya  kecamatan tersebut berdampak luas terhadap kerusakan jalan kabupaten itu.

Disamping lubang yang cukup dalam, jalan penghubung itu juga terlihat seperti kubangan kerbau. Tak ayal, baik kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintasi jalan itu. Bahkan menyulitkan pejalan kaki melintasi jalan tersebut.

“Tingginya curah hujan, jalan penghubung dua kecamatan itu semakin rusak parah. Jangankan sepeda motor, pejalan kaki, terutama pelajar pun rela melepaskan sepatu menuju ke sekolah ketika melalui jalan itu,” ujar Hamidun, warga setempat.

Menurut dia, sebenarnya kerusakan jalan sudah terjadi sejak pertengahan 2012 walaupun sudah pernah ada perbaikan yang dilakukan pemerintah namun tetap saja semakin parah. Apalagi ditambah dengan hujan yang menguyur. Dia hanya berharap kepada pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk  dapat lebih memperhatikan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan itu dengan harapan masyarakat dengan leluasa melintasi jalan itu.

“Walaupun ada jalan alternatif lain itu sama saja karena  jalan tersebut lebih parah kondisinya  terpaksa kami melintasi jalan rusak seperti kubangan kerbau ini” terangnya.

Menyikapi adanya kerusakan jalan penghubung tersebut, Kades Sidang Emas Basahil, saat di komfirmasi mengatakan “Perbaikan jalan penghubung Rimba Alai dengan  Sidang Emas dipastikan dilakukan Tahun 2016 mengingat pemerintah telah mengalokasikan dana perbaikannya pada APBD 2016”.

“Jalan penghubung itu sebelumnya pernah di lakukan pengerasan dengan batu beberapa  tahun lalu. Menginggat hujan cukup deras beberapa bulan terakhir sehingga membuat jalan menjadi rusak. Ya, jalan ini satu-satunya yang dilalui warga walaupun ada alternative jalan lain tapi keadaannya sama saja” ungkapnya.

Dalam keadaan seperti ini diharapkan kepada pemerintah agar segera untuk melakukan tindakan pembagunan jalan yang dibutuhkan mengingat kebutuhan infrastruktur jalan ini sangat mendesak

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *