Palembang

Genjot Listrik Masuk Desa, PLN Sosialisasi Penyambungan Baru Listrik di Kecamatan Pulau Rimau

on

PALEMBANG,Sumseltoday.com – Seiring gencarnya Program Listrik  Pedesaan (Lisdes) yang terus dilakukan oleh PT.  PLN (Persero) sebagai bentuk  tanggung jawab dalam menjalankan penugasan dari pemerintah sesuai Program Nawa Cita Presiden Republik Indonesia, PLN Area Palembang melakukan Sosialisasi Penyambungan Baru Listrik di Kecamatan Pulau Rimau yang dilaksanakan pada Hari Kamis (3/5/18) bertempat di Balai Desa Karang Manunggal.

Acara Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Puput Septemberini selaku Asisten Manajer Pelayanan & Administrasi PLN Area Palembang , dan Trisman selaku Manajer Rayon Pangkalan Balai dihadiri jajaran pemerintahan, para kepala desa, serta warga dan tokoh masyarakat di Kecamatan Pulau Rimau dilaksanakan dengan suasana antusias. Camat Pulau Rimau yang diwakili oleh F. Sudirman S.Sos menyampaikan rasa terima kasih kepada PLN yang telah merealisasikan masuknya listrik ke 4 (empat) desa di Kecamatan Pulau Rimau, yaitu: Desa Karang Manunggal, Desa Ringin Harjo, Desa Purwodadi, dan Desa Penogo’an, “Hadirnya listrik di desa kami sudah lama kami tunggu. Kami berharap hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa kami”, terang Sudirman.

Pada kesempatan yang sama, Trisman selaku Manajer Rayon Pangkalan Balai menjelaskan bahwa PLN berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat hingga ke pelosok-pelosok desa. “Di tahun ini, PLN membangun Lisdes di 4 (empat) desa di Kecamatan Pulau Rimau. PLN juga berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan proses penyambungan baru. Biaya penyambungan baru disampaikan secara transparan dan kami juga akan melakukan pemasaran keliling di desa-desa, sehingga masyarakat akan kami layani secara langsung,” jelas Trisman.

Saat ini, pembangunan Listrik Pedesaan (Lisdes) di Kecamatan Pulau Rimau telah memasuki tahap penanaman tiang dan sudah hampir rampung, “setelah tiang tertanam, maka tinggal dilakukan penarikan jaringan. Kami meminta bantuan masyarakat agar jalur yang akan dilewati oleh jaringan listrik bebas dari tanam tumbuh, hal ini ntuk keandalan jaringan dan keamanan bagi masyarakat sendiri” ujar Trisman.

Kecamatan Pulau Rimau sendiri terdapat 29 desa, dimana saat ini tinggal 4 (empat) desa yang selama ini belum teraliri listrik. PLN mentargetkan keempat desa dengan jumlah penduduk berkisar 3.000 KK dapat menikmati aliran listrik di tahun ini juga. Selama ini sebagian besar masyarakat menggunakan genset pribadi atau swakelola bersama yang hanya menyala tidak lebih dari 7 jam per hari dengan biaya berkisar 200 Ribu Rupiah untuk operasional genset. Untuk itu masyarakat berharap agar listrik PLN segera masuk sehingga masyarakat dapat menikmati listrik 24 jam penuh dengan biaya yang standar dan transparan. (Red)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *