Kriminal

Firiadinata dan Yuliana Dibacok Bertubi-tubi

on

TALANG KELAPA (Harianpalembang.com) – Almarhum Firiadinata (60) dan Yuliana (59) yang tewas akibat begal pada 2015 lalu dibacok bertubi-tubi di atas motor hingga tewas oleh lima tersangka begal. Hal ini terungkap saat rekonstruksi yang digelar Polsek Talang Kelapa, Rabu (6/4) di lokasi kejadian Komplek Azhar kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa.

Pada adegan ke 15 pelaku Ari membacok leher, bahu dan lengan Firiadinata  dan Yuliana, Kemudian Rendi menusuk perut korban Yuliana. Sementara itu tersangka Dodi, Dika dan Oki memukuli kedua korban dengan bambu.

Firiadinata dan Yuliana Dibacok Bertubi-tubi

Proses reka Adegan Kasus Pembacokan Firiadinata dan Yuliana

Setelah korban tewas Dika dan Oki pergi membawa sepeda motor korban, sementara Dodi dan Rendi kabur dengan menggunakan motor OKI dan Tersangka Ari pergi dengan jalan kaki.

Motor hasil curian itu mereka jual dengan harga Rp 1,6 juta kepada Ebot warga KM5 kecamatan Sukarami. Uang hasil penjualan dibagi dengan rincian Dodi , Rendi dan Oki dan Dika  masing-masing Rp 300 ribu sedangkan tersangka Ari Rp 200 ribu

Kapolsek Talang Kelapa Kompol Padmo Arianto mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan guna melengkapi penyedikian seperti yang diminta oleh Jaksa. Ada 29 rekonstruksi yang diperagakan oleh empat tersangka, sementara tersangka Rendi diperagakan oleh petugas polisi karena sudah meninggal.

“Dia meninggal karena sakit, sebelum kasus ini terungkap,” katanya.

Kapolsek melanjutkan, adegan 1-4 digelar di Mapolsek Talang Kelapa, kemudian adegan 5-20 di TKP dan adegan 21-29 kembali dilaksanakan di Mapolsek, karena situasi di lapangan semakin memanas.

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *