Bisnis & UMKM

Dompet Dhuafa Kembangkan klinik Menjadi Rawat Inap

on

PALEMBANG,Sumseltoday.com — Tak lama lagi, seluruh umat muslim di dunia menyambut suka-cita datangnya bulan penuh berkah.Ya, bulan zakat dan juga sebagai arena berbagai dari yang berpunya kepada yang sesama yang dibutuhkan.

Berbagai kebaikan tumpah ruah dalam mewujudkan berbagai kegiatan di bulan tersebut.seperti halnya Dompet Dhuafa(DD) Sumsel sebagai lembaga Amil Zakat milik masyarakat berupaya menebar bahagia dan menumpas belenggu kemiskinan melalui dana zakat ,infak, sedekah dan wakaf (ZISWAF) serta dana sosial lainnya baik dari individu, kelompok maupun perempuan.

Di Ramadhan kali ini, dengan mengusung tema 25 tahun mementang kebaikan bersama anda, DD Sumsel juga mengkampanyekan, berawal dari zakat sebagai gerakan perubahan juga syiar serta edukasi pada masyarakat mengenai kekuatan zakat.sehingga gerakan tersebut hadir sebagai gaya hidup berzakat yang terus menyatu dalam budaya indonesia.dimana zakat menjadi kebiasaan wajib yang ditunaikan umat Islam dan mengubah kondisi kemiskinan menjadi keberdayaan.

Untuk menguatkan gerakan tersebut, beberapa program selama Ramadhan 1439 H, karena telah dirancang Dompet Dhuafa Sumsel, setidaknya ada 6 program berbagai berkah seperti paket berbuka Yatim Dhuafa, Parcel berkah lebaran, bingkisan sekolah ceria, sedekah Alquran,tebar berkah Ta’jil dan paket sahur itikaf Ramadan.

Hal itu, dikatakan Kusworo nursidik Elsi selaku Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Sumsel,” Alhamdulillah,25 tahun Dompet Dhuafa sudah menghasilkan layanan-layanan bagi pemberdayaan masyarakat. khususnya kaum dhuafa, baik itu di bidang kesehatan.

Perlu diketahui,secara nasional dompet dhuafa sudah menyediakan Lima buah rumah sakit baik itu di Bogor,serang banten, Pekanbaru, Jakarta dan sekarang terakhir sedang proses pembikinan Rumah Sakit Hasyim Azhari daerah Tebu Ireng Jombang. itupun bekerjasama dengan pimpinan pondok pesantren tersebut.

Untuk di Sumsel layanan dompet dhuafa pada tahun 2013, sudah mampu menyediakan layanan kesehatan cuma-cuma LKC .Seperti di daerah 7 ulu samping jembatan Ampera,tercatat Member kaum dhuafa saja sebanyak 2500 lebih, klinik tanpa konsep kasir member untuk kaum dhuafa,”Ya begitu mendaftar dilayani dengan pelayanan yang cukup bagus dan memadahi. setelah keluar tidak dimintai imbalan sepersen pun, “ujar Kusworo selaku kacab dompet dhuafa Sumsel, Rabu (16/5/2018) saat menggelar press Comference.

Kedepannya, target untuk layanan disumsel ini akan kita kembangkan, mulai dari klinik menjadi rawat inap dan obsesinya bisa membikin rumah sakit untuk layanan dhuafa seperti daerah lain.

Sedangkan, jika di bidang pendidikan Dompet Dhuafa mulai 2013 sudah memberikan beasiswa mulai dari SD,SMP,SMA bahkan secara nasional perguruan tinggi melalui program siswa etos, bakti nusa bahkan beasiswa spesialis dan juga S2 bisa disalurkan ke al Azhar Kairo

” untuk cara sistem penyaluran tersebut bisa melalui dua arah yang yang pertama bisa melalui penerima calon manfaat maupun respon aktif dari program dompet dhuafa

Sementara itu,jika kita lihat potensi zakat saat ini secara nasional ,” Alhamdulillah, waktu demi waktu meningkat senilai 2,7 triliun. tetapi untuk kesadaran masyarakat yang menyalurkan zakat baru tercatat itu sekitar angka 2 triliun di tahun 2017 ini termasuk semua lembaga.tahun lalu oleh masyarakat Indonesia diamanahkan sekitar 325 milyar dan untuk Sumsel sendiri kebagian hanya 3,25 milyar.

faktor dan kendalanya dari dompet dhuafa ini karena kurangnya kesadaran dari masyarakat yang menunaikan zakat, dan kurangnya edukasi masyarakat khususnya Sumsel untuk supaya menunaikan kewajiban untuk berzakat,”tutupnya (irw)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *