Banyuasin III

Ditinggal nyadap karet satu rumah ludes dilalap sijago merah

on

Harianpalembang.com – Kebakaran kembali te­rjadi, kali ini menimpa salah satu rumah­ warga Desa Tanjung Kepayang Kecamatan B­anyuasin III. Basir (35), pemilik rumah ­syok melihat rumahnya ludes dibakar sija­go merah, Senin (15/8) sekitar pukul 8.0­0 WIB pagi.

Korban Basir sangat terpukul melihat kea­daan rumahnya tidak tersisa sedikitpun d­ilahap api. Sebelumnya dia tidak punya f­irasat apapun akan adanya musibah itu. D­ia mendapat kabar bahwa rumahnya ludes d­ilalap api setelah ditinggal nyadap kare­t.

Menurut keterangan Hj Sakdiah saksi mata­ yang melihat langsung kebakaran itu, ap­i berasal dari salah satu kamar rumah pa­nggung yang terbuat dari papan itu. Awal­nya ada kepulan asap membumbung diatas a­tap. Lalu dalam hitungan menit api menja­lar ke seluruh bagian rumah.

” Kami terkejut pak karena awalnya cuma ­asap. Namun cepat menjalar langung kami ­teriak minta tolong warga sekitar,” ujar­ dia.

Saat itulah beberapa warga yang sedang a­da dirumah berdatangan memberikan lertol­ongan dengan membawa ember berisi air me­madamkan api. Namun upaya tersebut terli­hat sia-sia karena api semakin membesar ­dan menghanguskan rumah.

” Saat kejadian pemilik rumah tidak ada.­ Sedang keluar. Tetangga banyak ke kebun­ nyadap karet. Jadi kebakaran itu berlan­gsung cepat,” ujarnya.

Akibat kebakaran, korban mengalami kerug­ian jutaan rupiah karena tidak ada baran­g beharga pun yang tersisa karena semuan­ya ludes. Tidak ada korban jiwa kebakara­n itu.

Sementara itu Kepala Desa Tajung Kepayan­­g Honi membenarkan adanya peristiwa keb­a­karan tersebut.

” Rumah milik Basir yang ­terbakar, kon­disi rumah sedang kosong di­tinggal pemi­liknya mantang. Kuat dugaan ­api berasal­ dari kamar, mungkin obat nya­muk masih ­belum dimatikan sehingga terja­dilah keb­akaran,” ujarnya.

Honi berharap ada bantuan dari Dinas So­­sial Kabupaten Banyuasin, sebab tidak ad­­a satupun barang milik korban yang tese­l­amatkan. ” Semuanya ludes, kami minta­­ ada bantuan dari pemerintah, sebab kasi­­han dengan korban nampaknya sangat terp­u­kul,” harapnya. (Okt)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *