Kriminal

Di hari Kedua Asian Games, Jatanras Polda Sumsel Amankan 26 Pelaku Kejahatan Jalanan

on

PALEMBANG, Sumseltoday.com – Tim Street Crime Jatanras Ditreskrimum polda sumsel, menggelar razia hunting kejahatan jalanan, premanisme dan Curat, Curas dan Curanmor (3C), di hari kedua berlangsungnya kegiatan Asian Games 2018 di kota Palembang, Minggu (19/08/2018) Sore.

Pantauan Sumseltoday.com dalam kegiatan hunting Premanisme dan (3C) tersebut yang di pimpin langsung Kasubdit III Jatanras AKBP Yoga Baskara. kali ini yang jadi sasaran hunting premanisme dan (3C) , di kawasan Plaju dan di kawasan Kertapati, sedikitnya 26 Pelaku kejahatan jalanan yang berhasil diringkus polisi.

Kasubdit III Jatanras AKBP Yoga Baskara mengatakan, Dalam giat operasi hunting Premanisme dan (3C) hari ini, Pihaknya berhasil mengamankan sedikitnya 26 Orang yang bervariasi diantaranya senjata tajam, Penggguna Narkoba, Premanisme dan beberapa orang yang melaksanakan pungutan liar yang menamakan dirinya Pos pemantau,” ujarnya

Dikatakan Yoga, untuk mobil Expedisi yang melintas rata-rata pelaku mengutip dari masing – masing Sopir Truk dan Sopir Bus yang melewati pos tersebut harus memberikan retribusi,” Seolah – olah memberikan keamanan dan kenyamanan yang memberikan retribusi Rp 20.000 sampai Rp 50.000 Perstrip,” terangnya.

Yoga menegaskan, bahwa inilah salah satu yang dinamakan penyakit masyarakat yang harus kita atensi dan harus kita tiadakan bagi seluruh pihak, untuk modusnya, setiap Truk yang melintas harus memberikan uang kepada meraka dengan cara memasukkan uang di dalam kotak Rokok,” tuturnya.

“Kalau misalkan tidak diberikan mobilnya di lempar batu, artinya disitu bukan menciptakan suatu keamanan, malah menciptakan gangguan keamanan,” tegasnya.

Ditambahkan Yoga, Pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan hunting Premanisme dan (3C) untuk mengantisipasi kejahatan jalanan ini,”
untuk premanisme yang terjaring kita memberikan himbauan dan didata. Namun, untuk pelaku pungli dan kejahatan jalanan akan kita Proses lebih lanjut,” tandasnya.

Terpisah, Dihadapan petugas, Yongki (20) Salah satu pelaku pungli mengaku, bahwa dirinya sehari bisa mendapatkan uang sampai Rp 500.000 dan distorke Rp 300.000 sama Pak een,” hasil pungli uangnya saya gunakan untuk makan pak, dan untuk membeli minuman keras, mulai kerja pukul 10 pagi sampe jam 6 sore, baru 5 hari saya kerja pak,” katanya. (Reza)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *