Lahat

Di anggap Batal Jadi Wakil Ketua DPRD, Tanhar Layangkan Gugatan Ke Mahkamah Partai

on

Sumseltoday.com, LAHAT – Menyikapi polemik yang terjadi di tubuh partai Golkar saat ini, Tanhar Efendy akhirnya angkat bicara. Tanhar bahkan mengatakan dirinya telah melayangkan upaya hukum ke mahkamah partai terkait statement Ketua DPD II Partai Golkar Lahat, Drs Parhan Berzah beberapa waktu lalu, yang menyatakan SK Tanhar Efendi sebagai calon terpilih Wakil Ketua II DPRD Lahat dianggap batal.

Menurut Tanhar, SK yang diterimanya tersebut resmi mengikuti alur kepartaian. Saat itu DPD II Golkar Lahat merekomendasikan 3 nama yakni, Sri, Mimhaimi, dan dirinya. Tiga nama itu lalu dibawa ke DPD I Golkar, lalu ke DPP. DPP lantas membuat Tim Pansel, diketuai oleh Ibnu Munsyir. Dengan menyatakan dirinya terpilih menjadi Wakil Golkar di DPRD Lahat, sesuai SK penjaringan yang terbit 25 September lalu.

“Ini bukan SK penetapan, tapi SK pembatalan. Berarti SK yang saya terima dari DPP itu sah, tapi ada pihak tertentu yang tidak menginginkan saya duduk dibangku Wakil DPRD Lahat,” jelasnya, sambil menunjukkan dokumen yang akan dibawa ke Mahkamah Partai Golkar. Selasa (15/10/19).

Terkait persoalan ini menandakan ada pihak tertentu yang sengaja mengahalangi dirinya. Padahal pengakuan Tanhar, seluruh pimpinan kecamatan dan pengurus harian Golkar Lahat, sudah mendukung dirinya menjadi wakil Golkar di unsur pimpinan DPRD Lahat.

“Hasil putusan Mahkamah Partai keluar paling lambat 60 hari. Inilah dunia politis, walaupun mati sampai 5 kali, dunia belum kiamat,” kata politisi Partai Golkar asal Daerah Pilih Merapi Area ini.

Sebelumnya pada tanggal 7 Oktober yang lalu, Parhan Berza selaku ketua DPD Partai Golkar Lahat, menegaskan dalam konfrensi Pers bahwa Partai Golkar berbeda dengan partai lain dan memiliki mekanisme sendiri.

Saat verifikasi masih di lakukan Tanhar langsung melangkahi DPD partai Golkar Lahat sehingga rekomendasi yang dipegang nya adalah surat keputusan dari Pansel dan tidak resmi.

“Intinya partai Golkar Lahat hanya mengakui Sri marhaeni sebagai wakil ketua bukan,” Ujar Parhan saat konfrensi pers beberapa waktu yang lalu. (Tony)

Recommended for you